SIAK,Fokusinvestigasi.com – Enam warga RT 10 RW 02 Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dilaporkan positif terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Menanggapi kejadian ini, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Perawang langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan pengasapan atau fogging di area terdampak pada hari ini. Senin (30/6).
Masyarakat RT 10 RW 02 membenarkan bahwa dalam waktu satu bulan semenjak lebaran Idul Adha, sudah sekitar 6 orang masyarakat terkena DBD dan kebanyakan anak – anak.
Kepala Puskesmas Perawang, dr. Armen, M.Kes menyatakan komitmen penuh pihaknya dalam upaya pencegahan penyebaran DBD lebih lanjut.
“Kami akan terus berupaya untuk melakukan pencegahan agar tidak ada lagi masyarakat yang terkena demam berdarah,” tegas Dr. Armen.
Fogging ini diharapkan dapat membunuh nyamuk Aedes aegypti dewasa yang menjadi faktor utama penularan DBD. Namun, Dr. Armen juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberantas sarang nyamuk.
Edukasi mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang/memanfaatkan kembali barang bekas, serta ditambah dengan menaburkan bubuk larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan kelambu, dan lain-lain) akan terus digalakkan.
Pihak Puskesmas Perawang mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, serta ruam kulit.
Diharapkan dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, wabah DBD di Perawang Barat dapat segera diatasi dan tidak meluas. (Muliya)
























