SIAK,FokusInvestigasi.com – Menjelang fajar Ramadhan 1447 Hijriah, gema dakwah mulai bersahut-sahutan di Kecamatan Tualang. PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam pembinaan umat melalui kolaborasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tualang dengan menggelar Audisi Da’i Muda Tualang 2026.
Acara yang resmi dibuka pada Senin (23/02/2026) ini bukan sekadar perlombaan pidato biasa. Di tengah tantangan degradasi moral dan tingginya angka kenakalan remaja, ajang ini hadir sebagai oase sekaligus benteng spiritual bagi pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Tualang.
Dukungan penuh PT IKPP dalam kegiatan ini menegaskan posisi korporasi yang tidak hanya fokus pada aspek industri, tetapi juga investasi sumber daya manusia berbasis akhlak.
Pimpinan Public Affair PT IKPP, Armadi, SE., ME., yang mewakili Pimpinan PT IKPP Hassanudin The, menegaskan bahwa perusahaan memiliki visi besar untuk melahirkan regenerasi pendakwah.
“Kolaborasi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menggali potensi terpendam generasi muda. Kami ingin mendorong lahirnya da’i dan da’iyah mumpuni yang akan meneruskan tongkat estafet dakwah di masa depan,” ujar Armadi.
Ia menambahkan bahwa melalui mimbar dakwah ini, PT IKPP berharap tercipta ruang silaturahmi positif antar pelajar sehingga terbentuk karakter milenial yang akhlakul karimah.
Meski baru memasuki tahun ketiga sejak diinisiasi pada 2024, ajang ini telah menjadi magnet bagi para pelajar. Tercatat sebanyak 124 peserta mendaftarkan diri, terdiri dari 23 murid SD, 61 pelajar SMP, dan 40 siswa SMA.
Sekretaris MUI Tualang, Hasmaruddin, M.Pd., mengungkapkan bahwa tren peminat bahkan meluas hingga ke luar kecamatan. Namun, demi efektivitas dan fokus pembinaan lokal, panitia masih memprioritaskan putra-putri Tualang.
“Tahun ini kami melakukan inovasi dengan menyiapkan 10 tema spesifik di tiap tingkatan. Jadi, peserta ditantang untuk mengulas isu-isu relevan, seperti ‘Puasa di Era Digital’ hingga ‘Ramadhan Tanpa Drama’,” jelas Hasmaruddin.
Camat Tualang, Mursal, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi kepada PT IKPP dan MUI. Ia menyoroti keunikan audisi ini yang mampu merangkul siswa dari sekolah umum, bukan hanya dari pesantren.
“Ini solusi konkret di tengah maraknya ancaman narkoba dan kekerasan anak. Saat anak-anak kita sibuk mempersiapkan dakwah, mereka otomatis menjauh dari lingkungan negatif,” tegas Mursal.
Senada dengan itu, Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, SH., MH., menilai kegiatan ini sangat membantu tugas kepolisian dalam menjaga Kamtibmas. Menurutnya, da’i muda adalah mitra strategis polri dalam mensosialisasikan kebaikan di tengah masyarakat.
Audisi akan berlangsung maraton mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2026. Para juri yang terdiri dari ustadz dan ustadzah berkompeten akan menyaring bibit terbaik untuk melaju ke babak final.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat syiar para peserta, panitia telah menyiapkan:
Al-Qur’an dan buku tulis untuk seluruh peserta. Uang pembinaan, trofi, dan sertifikat penghargaan bagi para pemenang. (Muliya)
























