BeritaDPRDKab.Siak

Reses Dapil III Tualang: Warga Pinang Sebatang Timur Titipkan 13.000 Harapan ke Pundak Dewan

×

Reses Dapil III Tualang: Warga Pinang Sebatang Timur Titipkan 13.000 Harapan ke Pundak Dewan

Sebarkan artikel ini

SIAK,FokusInvestigasi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Tualang, Marudut Pakpahan, S.H., dari Fraksi PDI Perjuangan, menggelar Reses I Masa Sidang I Tahun 2025 di Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang. Rabu (29/10)

Acara yang menjadi jembatan langsung penyampaian aspirasi masyarakat ini disambut antusias warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan reses yang berlangsung di lapangan bola Kantor Kampung Pinang Sebatang Timur kecamatan tualang kabupaten Siak, dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa.

Dalam sambutannya, Penghulu Kampung Pinang Sebatang Timur, Sudarno, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran perwakilan rakyat di tengah-tengah warganya. Ia secara terbuka menitipkan beban dan harapan warganya kepada anggota dewan yang hadir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Marudut karena bisa melaksanakan reses di kampung kami. Dan kami menumpangkan hidup masyarakat kami sebanyak 13.000 lebih ke pundak Bapak Dewan. Kami harap masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya agar nantinya bisa direalisasikan di waktu mendatang.” Katanya.

Menanggapi hal tersebut, Marudut Pakpahan menegaskan bahwa reses adalah program vital untuk menjemput dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat di daerah pemilihannya. Ia mengajak warga untuk berdialog mengenai berbagai persoalan, mulai dari administrasi kependudukan (KTP, BPJS), hingga masalah infrastruktur dasar seperti penerangan jalan dan drainase.

Sesi diskusi kemudian dibuka dan memunculkan sejumlah problem mendesak:

Drainase dan Jalan: Warga bernama Sudirman menyoroti belum terealisasinya pembangunan drainase di sekitar Jalan SMA N 3.

“Kami memohon kepada Bapak Marudut untuk memasukkan sedikit dana pokok pikiran (pokir) untuk pembangunan di sana,” ujarnya.

Penerangan Jalan: Suharti, warga Workshop, mengeluhkan kondisi jalan yang gelap.

“Selama ini jalan tersebut gelap, kami minta dibuatkan lampu jalan, Pak,” pintanya.

Layanan Kesehatan (KIS): Mbah Marijan menyampaikan kesulitan mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang hilang, yang menyulitkannya berobat karena harus bolak-balik mengurus KTP sebagai syarat mendaftar ulang.

Kebutuhan Posyandu dan Sekolah Lansia: Sri Atminatun, Ketua Posyandu Permata Bunda yang membawahi 4 posyandu, menyampaikan kendala utama.

“Kami Permata Bunda tidak memiliki gedung,” kata Sri. Ia juga memohon bantuan untuk acara wisuda Sekolah Lansia Kasih Ananda di bulan Desember, sebuah program mandiri yang bertujuan untuk “membuat lansia bahagia.”

Marudut Pakpahan memberikan jawaban dan solusi konkret untuk setiap aspirasi yang disampaikan, menunjukkan komitmennya untuk menindaklanjuti secara cepat.
Statemen Marudut Pakpahan, S.H.

“Reses ini adalah bukti komitmen kami untuk tidak hanya mendengarkan, tapi juga bertindak. Untuk masalah KTP, bisa langsung datangi saya, akan saya selesaikan KTP-nya. Terkait KIS yang hilang, saya minta seluruh datanya, dan nanti akan kita cetak kartu KIS tersebut.” Katanya.

Mengenai drainase, Marudut berjanji akan segera berkoordinasi dengan kepala desa dan memastikan akan dimasukkan ke dalam Pokok Pikiran (Pokir) atau disalurkan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperida).

Sementara untuk penerangan jalan, ia meminta data dari Kepala Desa dan memastikan untuk segera berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Siak.

Untuk permohonan gedung Posyandu dan bantuan acara Sekolah Lansia, Marudut memberikan respons yang berimbang antara dukungan pribadi dan upaya koordinasi ke pihak ketiga.

“Kalau ada lahannya, saya pastikan bisa dibangun dan akan dibantu perusahaan terdekat. Saya akan follow up, saya akan bantu secara pribadi, dan saya teruskan ke perusahaan sekitar,” tutupnya. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *