Tapanuli Selatan (FI) – Bencana tanah longsor yang dipicu oleh hujan deras telah menyebabkan lumpuhnya total akses jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Peristiwa tragis ini terjadi di Jalur Pantai Barat, tepatnya di dekat Kantor Lurah Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel, pada Jumat (14/3) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dua Titik Longsor Besar, Lima Kendaraan Terjebak di Antaranya
Menurut keterangan tokoh masyarakat Rianiate, Jalal Harahap (65), longsor terjadi di dua titik dengan skala yang cukup besar. “Titik pertama panjangnya sekitar 50 meter, sedangkan titik kedua berjarak sekitar 200 meter dari Kantor Lurah Rianiate, ke arah Danau Siais,” ungkap Jalal pada Sabtu dini hari (15/3).
Akibat longsor ini, setidaknya lima kendaraan dari berbagai jenis terjebak di antara dua titik longsor tersebut. Solihin, seorang warga yang ikut terjebak, mengatakan bahwa para penumpang terpaksa bertahan di rumah-rumah warga sekitar. “Beberapa kendaraan yang masih bisa bergerak sudah berbalik arah, sementara yang lain bertahan menunggu jalur dibuka,” pungkasnya.
























