JAMBI,fokusinvestigasi.com – Dalam upaya memperkuat sinergi antar-instansi penegak hukum demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi menjalin kerjasama strategis dengan Polsek Kotabaru.Selasa 8 Juli 2025.
Kolaborasi ini ditandai dengan koordinasi intensif yang digelar pada Selasa (8/7), sebagai langkah nyata memperkuat sistem keamanan di dalam dan sekitar area Lapas.
Kepala Keamanan Lapas Kelas IIA Jambi, J. Kasogi Surya Fattah, A.Md.IP., S.H., M.H., mewakili Kalapas Batara Hutasoit, menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mempererat hubungan kerja dengan aparat kepolisian sebagai bentuk respon preventif dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
“Sinergi ini menjadi bagian dari implementasi arahan Dirjen Pemasyarakatan, agar setiap UPT pemasyarakatan senantiasa menjalin koordinasi aktif dengan pihak kepolisian demi menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung proses pembinaan,” ujarnya.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Kanit Intelkam Polsek Kotabaru, Ipda James Simanungkalit, yang hadir mewakili Kapolsek Kompol Jimi Fernando, S.I.K. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu krusial, termasuk penguatan pendekatan preventif serta respons dini terhadap potensi gangguan kamtib di Lapas.
Beberapa poin penting disepakati, salah satunya adalah komitmen Polsek Kotabaru untuk menghadirkan personel pengamanan yang siap mendukung operasi pengawasan terpadu di area Lapas. Langkah ini dinilai penting untuk membangun ekosistem kerja yang harmonis, serta menumbuhkan rasa aman bagi seluruh petugas dan warga binaan.
“Kami siap mendukung sepenuhnya penguatan sistem pengamanan di Lapas Kelas IIA Jambi, demi menciptakan situasi yang kondusif dan terhindar dari gangguan-gangguan yang berpotensi merusak tatanan pembinaan,” tegas Ipda James.
Koordinasi ini diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya kolaborasi yang lebih solid antara Lapas dan Kepolisian, dalam upaya bersama menjaga marwah institusi pemasyarakatan sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan optimal dalam suasana yang aman dan tertib. (Yulfi)
























