SIAK,Fokusinvestigasi.com – Isu truk besar yang lalu-lalang di wilayah perkotaan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tualang. Kamis (19/6).
Permasalahan ini mencuat lantaran dampak serius yang ditimbulkan, termasuk insiden fatal yang baru-baru ini merenggut nyawa pengendara sepeda motor.
Anggota DPRD Siak, Zulkifli SSos, dalam kesempatan tersebut secara tegas menyampaikan kekhawatirannya. Ia menyoroti bahaya yang mengancam keselamatan pengendara akibat lalu lintas truk-truk besar di jalan raya.
“Kasus kemarin, di mana sebuah truk melindas pengendara sepeda motor di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kampung Perawang Barat, yang mengakibatkan korban meninggal dunia, menjadi bukti nyata betapa berbahayanya situasi ini,” ujar Zulkifli.
Senada dengan Zulkifli, Sofian, salah seorang warga Tualang, turut menyuarakan keresahannya. Ia mendesak Dinas Perhubungan untuk segera mengambil tindakan konkret, salah satunya dengan memasang portal di Simpang 8. Langkah ini diharapkan dapat mencegah truk-truk besar memasuki area perkotaan Perawang.
Sofian juga mengungkapkan informasi yang ia dapatkan mengenai adanya “bekingan” di balik lalu lintas truk-truk tersebut, sehingga ia meminta Kapolsek untuk menindaklanjuti persoalan ini.
Musrenbang Kecamatan Tualang ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Bupati Siak, Syamsurizal Sag, MSi, perwakilan Forkopimda Kabupaten Siak, Upika Kecamatan Tualang, para Penghulu se-Kecamatan Tualang, serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan masyarakat Kecamatan Tualang secara keseluruhan.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan ini menunjukkan urgensi dan perhatian serius terhadap masalah keselamatan lalu lintas di Perawang.
Permasalahan truk besar yang melintas di tengah kota bukan hanya tentang kemacetan, tetapi juga tentang nyawa. Diharapkan, desakan dari DPRD dan masyarakat ini dapat segera direspons dengan solusi efektif oleh pihak terkait demi terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan di Perawang. (Muliya)
























