BeritaKab.Siak

Hasil Pekerjaan Leoning CV KMM Tak Sesuai Bestek dan Asal Jadi di Tualang

×

Hasil Pekerjaan Leoning CV KMM Tak Sesuai Bestek dan Asal Jadi di Tualang

Sebarkan artikel ini

SIAK,Fokusinvestigasi.com – Pekerjaan pembangunan leoning beton yang dikerjakan oleh CV Karia Murti Mandau dengan nilai kontrak Rp. 1.079.970.226,50- (Satu Miliar tujuh puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh ribu dua ratus dua puluh enam rupiah) diduga tidak sesuai dengan bestek dan terkesan asal jadi, yang berlokasi di Jl Hang Nadim Kampung Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Kamis (18/07/2024).

Terlihat pada lokasi pekerjaan tersebut, dinding parit yang sudah selesai dicor tersebut batu kerikil yang timbul yang diduga kekurangan semen, dan bekas galian tanah parit juga menutupi hampir separoh badan jalan lintas.

Hal tersebut sangat dikesalkan oleh masyarakat Kec Tualang Afri, dirinya merasa bahwa pekerjaan leoning yang bernilai 1 M lebih tersebut dikerjakan dengan hasil yang tidak bagus.

“Nilai pekerjaannya kan sangat besar, 1 Miliar lebih, jadi seharusnya hasil pekerjaannya juga bagus lah, lihatlah dinding paritnya, jelas terlihat batu krikilnya, itu juga sebagian sudah ditimbun, pastinya tidak di plester lagi itu, jadi kami sebagai masyarakat berharap agar kontraktor yang mendapatkan pekerjaan itu lebih profesional lagi dalam bekerja, karena ini untuk jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

Afri juga menilai bahwa CV Karia Murti Mandau terkesan sepele, karena meletakkan tanah bekas galian parin tersebut hampir menutupi separoh jalan lintas yang sering dilalui pengendara.

“Lihat juga tanah bekas galian parit itu, sembarang tarok mereka itu, masak ditarok dijalan lintas, hampir tertutup setengah jalan itu, padahal disinikan ramai pengendara, nanti kalau sudah jatuh korban baru tahu,” katanya mengakhiri.

Saat dikonfirmasi kepada Kontraktor CV Karia Murti Mandau yang diketahui bernama Irat, terkait dengan pekerjaan leoning di Kampung Tualang terkesan asal jadi karena dinding parit yang tidak rata dan terlihat batu krikil, dirinya mengatakan bahwa bangunan tersebuy menggunakan semen redemix, dan akan memperbaiki mana yang rusak pada saat finising.

“Bukan kurang semen itu, itu pakai coran radimex kemarin itu, mungkin semennya terlalu kental, besok kita plester lagi mana yang kurang kurang waktu finising nantinya,” kata irat saat dikonfirmasi melalui via telepon whatsapp.

Sampai berita ini diterbitkan awak media ini masih berupaya untuk menghubungi pihak Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *