BeritaPendidikanSIAK

Guru MAN IC Siak Tembus Seleksi Ketat Tiongkok, Siap Bawa Pulang Ilmu AI dan STEM!

×

Guru MAN IC Siak Tembus Seleksi Ketat Tiongkok, Siap Bawa Pulang Ilmu AI dan STEM!

Sebarkan artikel ini

SIAK,FokusInvestigasi.com — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Siak kembali membuktikan diri sebagai “pabrik” talenta berkelas dunia. Salah satu guru Matematika terbaiknya, Wiwit Susanti, sukses mengguncang panggung pendidikan nasional setelah resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk program pelatihan internasional bergengsi di Tiongkok. Selasa (19/5)

Bukan kompetisi biasa, Wiwit Susanti berhasil menyisihkan ribuan pendidik dari seluruh penjuru negeri demi mengamankan 1 dari hanya 10 kursi kuota nasional yang tersedia.

Program bertajuk “RCEP Teacher Training Base Project – High School Mathematics Teacher Training Program” ini merupakan hasil kerja sama teknis super ketat antara Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Kementerian Sekretariat Negara RI.

Wiwit lolos melalui sistem merit yang menguji kesesuaian tugas, fungsi, serta kompetensi akademik tingkat tinggi di bidang matematika menengah atas.

Mulai 4 hingga 17 Juni 2026, Wiwit akan menjalani “karantina ilmiah” di dua lokasi strategis: Yunnan Normal University (Kota Kunming) dan Shanghai, Tiongkok.

Di Negeri Tirai Bambu, agenda yang menanti Wiwit terbilang sangat padat dan futuristik. Fokus utamanya adalah menguasai integrasi teknologi modern ke dalam kelas, termasuk Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran. Metode STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Pengembangan kompetensi inti (core Competencies) siswa abad ke – 21.

“Sekembalinya ke tanah air, saya berkomitmen untuk membagikan (diseminasi) ilmu dan pengalaman ini. Ini semua demi mendukung transformasi dan digitalisasi pendidikan madrasah di Indonesia,” ungkap Wiwit, yang juga dikenal sebagai Instruktur Nasional dan penulis modul resmi di Kementerian Agama.

Selama dua pekan, ia tidak hanya belajar teori dari pakar matematika dunia, tetapi juga akan langsung melakukan observasi dan praktik profesional di berbagai SMA unggulan di Tiongkok.

Keberhasilan ini disambut dengan rasa bangga luar biasa oleh keluarga besar MAN IC Siak. Kepala MAN Insan Cendekia Siak, Cholid, S.Ag, SPd, MA, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah validasi atas mutu pendidik madrasah saat ini.

“Ini prestasi yang sangat membanggakan! Terpilihnya Ibu Wiwit Susanti membuktikan secara nyata bahwa guru madrasah memiliki daya saing yang sejajar di tingkat internasional,” ujar Cholid.

Beliau juga berharap, sekembalinya Wiwit dari Tiongkok, atmosfer digitalisasi berbasis AI di MAN IC Siak bisa langsung melesat.

“Kami ingin ilmu ini membawa dampak positif langsung bagi mutu pendidikan madrasah kita,” pungkasnya. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *