Siak,FokusInvestigasi.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terpancar jelas dari raut wajah puluhan pemuda yang tergabung dalam Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Badan Gizi Nasional (BGN) se-Kabupaten Siak. Pada momen Ramadan kali ini, mereka menggelar aksi sosial bertajuk “Berbagi Bingkisan Ramadhan” yang ditutup dengan acara buka puasa bersama di Cafe Teman Nongkrong, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang. Senin (16/3)
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya sekadar ajang kumpul santai, tetapi dimulai dengan aksi nyata menyambangi Panti Asuhan Muhammadiyah Tualang. Di sana, para sarjana penggerak ini menyerahkan santunan berupa paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan telur untuk membantu kebutuhan pangan anak-anak panti.
Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Tualang, Nurul Ikhsan, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan perdana dilakukan. Selain sebagai bentuk syukur, agenda ini menjadi wadah konsolidasi bagi para penggerak pembangunan di lapangan.
“Ini adalah pertama kalinya kita berkumpul dalam skala kabupaten. Tujuan utamanya tentu untuk mempererat silaturahmi, terutama bagi rekan-rekan yang juga merupakan alumni Komcad (Komponen Cadangan). Kami ingin semangat pengabdian ini tetap terjaga,” ujar Nurul Ikhsan di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut, Korwil SPPG Kabupaten Siak, Lisa Wahari, menyampaikan rasa bangganya atas kekompakan para anggota SPPI yang hadir dari berbagai kecamatan di Negeri Istana.
“Alhamdulillah, acara ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan awal yang baik untuk membangun koordinasi yang berkesinambungan antar-SPPI di seluruh Kabupaten Siak,” tutur Lisa penuh harap.
Kehadiran SPPI di bawah naungan Badan Gizi Nasional diharapkan mampu menjadi motor penggerak perbaikan gizi dan pembangunan manusia di tingkat akar rumput. Melalui kegiatan seperti ini, para sarjana tersebut menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya terbatas pada tugas administratif dan teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Siak, dilanjutkan dengan berbuka puasa yang penuh rasa kekeluargaan saat azan magrib berkumandang. ( Muliya)





























