Siak,FokusInvestigasi.com – Gema Ramadhan 1447 H tidak menyurutkan semangat sivitas akademika SMAN 1 Tualang untuk terus memacu prestasi. Di tengah suasana puasa, sekolah ini tetap konsisten menjaga ritme Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sembari menyisipkan penguatan spiritual bagi para siswa melalui program Pesantren Kilat yang penuh khidmat. Senin (23/2)
Suasana di lingkungan sekolah tampak berbeda dari hari biasanya. Meski KBM tetap berjalan, aura religius terasa lebih kental. Puncaknya, kegiatan Pesantren Kilat yang digelar hari ini sukses menyita perhatian seluruh siswa.
Dalam keheningan aula, para siswa tampak khusyuk menyimak untaian nasihat keagamaan yang disampaikan oleh penceramah tamu, menciptakan atmosfer yang menyejukkan hati.
Kepala SMAN 1 Tualang, Heri Yulindo, menegaskan bahwa Ramadhan bukanlah alasan untuk mengendurkan semangat belajar.
Justru, momentum ini menjadi kesempatan emas untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan spiritual.
“Kami tetap mengedepankan kualitas belajar-mengajar seperti biasa. Namun, di bulan yang mulia ini, kami memberikan porsi lebih pada penguatan rohani. Kami ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kedalaman spiritual,” ujar kepala sekolah.
Tak hanya soal kurikulum, Heri Yulindo juga menitipkan pesan menyentuh bagi seluruh siswanya untuk tetap menjaga konsistensi antara prestasi dan ibadah. Beliau berharap para siswa mampu menjadikan puasa sebagai bahan bakar untuk lebih fokus mengejar cita-cita.
“Jangan jadikan lelahnya puasa sebagai hambatan. Tetaplah fokus pada tujuan masa depan, dan jadikan ibadah sebagai penguat langkah kita,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Dengan perpaduan disiplin belajar dan kegiatan keagamaan yang terukur, SMAN 1 Tualang membuktikan bahwa pendidikan karakter dan kualitas akademik dapat berjalan beriringan secara harmonis.
Sekolah ini seolah menjadi oase bagi pembentukan generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia di wilayah Tualang. (Muliya)





























