Siak,Fokusinvestigasi.com – Masyarakat Perawang kini dilanda kecemasan serius. Kasus penjambretan di wilayah ini semakin merajalela, bahkan mencapai frekuensi yang mengkhawatirkan
Setiap tiga hari sekali, selalu ada korban baru yang menjerit karena kejahatan jalanan ini. Puncaknya, aksi penjambretan kembali terjadi hari ini di Jalan Raya KM 8 Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Senin (23/6)
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, terlihat jelas bagaimana para pelaku beraksi. Korban yang tengah melintas dipepet dan diikuti oleh pengendara motor, sebelum akhirnya tas atau barang berharga lainnya dirampas dengan cepat.
Wiwid yang merupakan korbah penjambretan tersebut mengungkapkan bahwa dirinya dipepet oleh pengendara sepeda motor dan kemudian gelang emas miliknya diambil oleh pelaku jambret tersebut, dengan kerugian kurang lebih sebesar Rp.5000.000.
Modus operandi ini mengindikasikan bahwa para pelaku beraksi secara terorganisir dan berani.
Dugaan kuat mengemuka bahwa pelaku penjambretan ini bukan berasal dari Perawang, menambah kekhawatiran masyarakat akan datangnya ancaman dari luar wilayah.
Kondisi ini membuat warga semakin resah dan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera bertindak tegas.
“Kami minta APH segera bertindak! Jangan sampai ada ratusan korban lagi di Perawang,” teriak salah seorang warga yang geram dengan situasi ini.
Tingginya angka kriminalitas ini telah menciptakan iklim ketakutan di tengah masyarakat Perawang. Aktivitas sehari-hari, terutama saat melintas di jalan raya, kini dibayangi oleh rasa was-was.
Pihak kepolisian diharapkan dapat meningkatkan patroli, melakukan penyelidikan intensif, dan mengungkap jaringan pelaku penjambretan ini demi mengembalikan rasa aman dan tenteram bagi warga Perawang.
Sampai berita ini diterbitkan, awak media ini sudah berupaya untuk menghubungi Kapolsek Tualang. Kompol Hendrix SH MH, namun belum mendapatkan keterangan resmi terkait dengan kasus penjambretan di wilayah hukumnya. (Muliya)
























