SIAK,FokusInvestigasi.com ||Langkah sigap mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperketat di wilayah Kabupaten Siak. Mengandalkan strategi Green Policing, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Tualang, TNI, Damkar, Satpol PP, hingga RPK PT Arara Abadi menerjunkan 32 personel untuk menyisir kawasan rawan di Kampung Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Kamis (3/9/2026).
Tak hanya mengandalkan patroli darat dengan armada motor dan mobil pemadam, tim juga menerbangkan drone untuk memantau area gambut yang sulit dijangkau dari udara.
Langkah deteksi dini ini disempurnakan dengan simulasi penanganan cepat guna memastikan kesiapan mesin dan peralatan di lapangan.
Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini fokus pada pencegahan di titik-titik krusial.
“Kami turun langsung memantau lokasi rawan, terutama kawasan lahan gambut. Dari hasil pemantauan udara menggunakan drone, kondisi Kampung Tualang saat ini dipastikan nihil titik api,” ungkap Kompol Teguh.
Selain menyisir area baru, petugas memelototi lokasi bekas terbakar untuk mengantisipasi potensi munculnya bara atau asap susulan.
Mengingat cuaca terik yang berisiko memicu api, Kompol Teguh mewanti-wanti warga agar tak nekat membersihkan atau membuka lahan dengan cara dibakar.
Masyarakat diimbau segera melapor jika melihat kemunculan asap atau titik api sekecil apa pun di sekitar pemukiman maupun perkebunan agar bisa langsung dijinakkan sebelum meluas. (Muliya)





























