Jambi,fokusinvestigasi.com – Massa dari Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Wandi menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Jambi, Kamis (12/6/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas maraknya bangunan ilegal yang berdiri di atas saluran drainase pemerintah kota.
Dalam orasinya, Wandi menegaskan bahwa pihaknya membawa aspirasi masyarakat yang selama ini merasa dirugikan dengan keberadaan bangunan tersebut. Ia menyebut, kondisi ini bukan hanya menyalahi aturan tata ruang, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan warga akibat pencemaran lingkungan dan tersumbatnya aliran air.
“Kami masih berdiri di sini menunggu atensi langsung dari Wali Kota. Ini bukan tuntutan pribadi, ini adalah jeritan masyarakat. Bangunan itu berdiri di atas drainase pemerintah dan melanggar hukum tata ruang,” tegas Wandi.
Lebih lanjut, Wandi menyindir para pejabat terkait yang dinilai tidak responsif terhadap kondisi di lapangan. Ia meminta Wali Kota untuk tidak hanya duduk manis di kantor berpendingin ruangan, tetapi turun langsung melihat situasi nyata di lokasi. “Coba Bapak turun malam hari ke lokasi, berdiri di sana satu menit saja. Rasakan bau, lihat dampaknya,” tambahnya.
Ia juga mempertanyakan keberanian pemerintah kota untuk menertibkan bangunan yang jelas-jelas melanggar aturan. “Jangan hanya menjadi penerus pejabat lama yang abai. Bangunan itu jelas-jelas melanggar dan didirikan di atas saluran milik negara. Tapi sampai hari ini, tak ada yang berani bertindak,” ujarnya.
JARI mendesak agar Wali Kota segera mengambil langkah konkret untuk menindak pelanggaran tersebut, termasuk melakukan pembongkaran bangunan ilegal dan memproses hukum pihak-pihak yang terlibat. “Kami harap ini tidak berhenti di sini. Selidiki dan tindak tegas pelanggar hukum. Jangan biarkan aturan diinjak-injak demi kepentingan pribadi,” pungkas Wandi.
(Yulfi)
























