BeritaHukumJambi

Dinilai Abaikan Aspirasi Masyarakat, AWaSI Jambi Ancam Gelar Aksi Lanjutan di SPBU 24.363.92 Sungai Gelam

×

Dinilai Abaikan Aspirasi Masyarakat, AWaSI Jambi Ancam Gelar Aksi Lanjutan di SPBU 24.363.92 Sungai Gelam

Sebarkan artikel ini

JAMBI,(FokusInvestigasi.com) – Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Jambi kembali mengambil sikap tegas terkait polemik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 24.363.92, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Menyusul tidak adanya respons dari pihak manajemen pada aksi pertama, AWaSI Jambi bersiap menggelar aksi unjuk rasa jilid kedua.

​Aksi damai yang digelar pada Rabu, 12 Agustus 2026, sebelumnya dilakukan menyusul banyaknya laporan masyarakat mengenai dugaan ketidakmerataan distribusi BBM bersubsidi. Namun, dalam aksi tersebut, tidak satupun perwakilan maupun pimpinan SPBU yang hadir untuk menemui massa dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan.

​Berdasarkan keluhan masyarakat yang dihimpun AWaSI Jambi, pelayanan bagi masyarakat umum diduga dibatasi hanya sekitar 100 kendaraan saja. Sebaliknya, kendaraan angkutan batu bara dan kendaraan operasional lainnya justru diduga mendapatkan prioritas lebih besar dari pihak pengelola.

​Merespons hal tersebut, Wakil Ketua AWaSI Jambi sekaligus orator aksi, Capa Trian, menyayangkan sikap tertutup dari pihak manajemen SPBU pada aksi perdana kemarin.

​“Kami sangat menyayangkan tidak ada pihak SPBU yang menemui massa aksi. Padahal, kehadiran kami bertujuan menyampaikan aspirasi serta laporan masyarakat, bukan untuk membuat keributan,” ujar Capa Trian saat diwawancarai, Rabu (12/8/2026).

​Melalui aksi kedua yang akan segera dijadwalkan, AWaSI Jambi menuntut pihak manajemen SPBU untuk membuka ruang dialog secara terbuka. Mereka mendesak agar pimpinan atau pihak yang berwenang hadir langsung guna memberikan klarifikasi resmi terkait mekanisme pembagian kuota BBM bersubsidi di SPBU tersebut.

​AWaSI Jambi menekankan pentingnya transparansi pengelola kepada publik agar polemik ini tidak terus menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

​“Pada aksi kedua nanti, kami berharap pihak SPBU bisa menemui kami dan berdialog secara langsung. Kami ingin persoalan ini mendapat penjelasan yang transparan sehingga hak-hak masyarakat umum benar-benar terakomodasi,” tegas Capa Trian.

​Ke depan, AWaSI Jambi memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka juga mendesak instansi berwenang, termasuk Pertamina dan aparat penegak hukum, untuk memperketat pengawasan agar penyaluran BBM bersubsidi di daerah tersebut dapat tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(Yulfi Afran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *