SIAK,FokusInvestigasi.com – Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi mulai dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Pada Senin (2/2/2026), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tualang 2 Yayasan Pendidikan An-Nur sukses menyalurkan sebanyak 2.999 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat.
Program yang menjadi pilar kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto ini menyasar berbagai lapisan, mulai dari pelajar tingkat TK hingga SMA, guru, hingga kelompok rentan seperti ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.
Kepala SPPG Tualang 2 Yayasan Pendidikan An-Nur, Oktavianus Sukrial Agusta, menegaskan bahwa setiap paket makanan yang didistribusikan telah melalui perencanaan nutrisi yang matang.
Untuk menu utama hari ini, para siswa menikmati sajian lengkap berupa nasi putih, ayam geprek, tumis kembang kol dan wortel, tahu goreng, serta buah anggur sebagai pelengkap vitamin.
“Kami memastikan bahwa setiap porsi yang keluar dari dapur kami sudah sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan,” ujar Oktavianus dalam keterangannya, Senin (2/2).
Tak hanya makanan siap saji, SPPG juga menyiapkan paket “Menu Kering” untuk kebutuhan hari Selasa dan Rabu yang khusus dialokasikan bagi Bumil, Busui, dan Balita di 9 Posyandu. Paket tersebut terdiri dari telur rebus, susu, roti, dan jeruk, guna menjaga konsistensi asupan protein dan kalsium.
Distribusi paket gizi ini mencakup wilayah yang cukup luas di Kecamatan Tualang. Data mencatat sebanyak 2.111 penerima berasal dari lingkungan pendidikan, termasuk SMKS Yamatu (442 orang), SDN 01 Tualang (388 orang), hingga MTS Negeri 3 Siak dan beberapa taman kanak-kanak lainnya.
Sementara itu, 888 penerima manfaat lainnya tersebar di berbagai Posyandu, seperti Posyandu Mekar Rahayu, Kuntum Melati, hingga Mekar Sejahtera, yang mencakup ratusan balita serta puluhan ibu hamil dan menyusui.
Oktavianus menambahkan bahwa keberhasilan penyaluran ini tidak lepas dari kerja keras para relawan dapur yang bekerja sejak dini hari. Ia menjamin bahwa standar kebersihan dan kualitas rasa tetap menjadi prioritas utama.
“Saya bersama seluruh relawan dapur berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. Ini adalah mandat besar untuk memastikan tidak ada lagi anak di wilayah kami yang kekurangan gizi. Kami mendukung penuh visi Presiden dalam mencetak generasi emas masa depan,” tegasnya.
Program ini diharapkan dapat menekan angka stunting di Kabupaten Siak sekaligus meningkatkan fokus belajar siswa di sekolah melalui asupan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. (Muliya)
























