SIAK,FokusInvestigasi.com – Upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan nutrisi terus digencarkan di Kabupaten Siak. Pada Senin (04/05/2026), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Km 1 Tualang yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan An-Nur, kembali menyalurkan ribuan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar, ibu hamil, menyusui, dan balita.
Program ini menyasar setidaknya 1.873 siswa dari tingkat TK hingga SMA, serta 845 penerima manfaat di kategori rentan seperti Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), dan Balita yang tersebar di wilayah Kecamatan Tualang.
Untuk menjaga antusiasme dan kecukupan nutrisi, SPPG Km 1 Tualang menyajikan menu “Makanan Basah” yang menggugah selera namun tetap sehat. Menu hari ini terdiri dari nasi putih, chicken katsu saus pedas manis, tempe goreng, tumisan sayur campur (mix vegetable), dan buah pisang sebagai pelengkap serat.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KaSPPG) Km 1 Tualang, Oktavianus Sukrial Agusta, menegaskan bahwa pemilihan menu tidak dilakukan secara sembarangan.
“Kami memastikan setiap porsi yang keluar dari dapur SPPG telah melalui perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ketat. Relawan kami bekerja dengan standar operasional prosedur yang mengutamakan kebersihan dan aspek higienis,” ujar Okta saat meninjau proses pendistribusian.
Distribusi dilakukan secara masif ke berbagai titik strategis. Di sektor pendidikan, sekolah dengan basis penerima terbesar di antaranya adalah SMKS Yamatu Tualang (408 siswa) dan SDN 01 Tualang (360 siswa). Selain siswa, para guru di masing-masing sekolah juga mendapatkan perhatian serupa guna mendukung ekosistem belajar yang sehat.
Tak hanya sekolah, integrasi program ini juga menyentuh sembilan Posyandu di wilayah Tualang. Untuk kategori Posyandu, pihak SPPG telah menyiapkan skema “Makanan Kering” yang dijadwalkan untuk hari Selasa dan Rabu, mencakup susu, telur, jeruk, dan pisang.
Posyandu Kuntum Melati: 120 Balita, 22 Busui, dan 11 Bumil.
Posyandu Mekar Sejahtera: 110 Balita, 18 Busui, dan 8 Bumil.
Posyandu Kencana Ungu: 88 Balita, 16 Busui, dan 6 Bumil.
Program MBG ini diharapkan menjadi pilar utama dalam menekan angka stunting di Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Tualang.
Okta menambahkan bahwa pihaknya akan terus berpegang teguh pada aturan yang berlaku dalam menjalankan program nasional ini.
“Fokus kami adalah keberlanjutan. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak sekolah atau ibu hamil di wilayah kerja kami yang terlewatkan dari intervensi gizi ini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Kabupaten Siak,” tutupnya.
Kehadiran SPPG di Km 1 Tualang ini pun mendapat respon positif dari masyarakat. Warga berharap program serupa dapat terus dipertahankan kualitasnya, mengingat pentingnya asupan protein hewani dan nabati yang seimbang bagi pertumbuhan generasi muda di “Negeri Istana” tersebut. (Muliya)
























