SIAK,FokusInvestigasi.com – Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini menjadi fokus utama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Neurova. Melalui program inovatif bertajuk SI GESIT (Siaga Jaga Kesehatan Gigi dan Cuci Tangan Sejak Dini), mereka membekali siswa-siswi SDN 005 Kampung Dalam, Kecamatan Siak, dengan edukasi kesehatan praktis. Jumat (30/01)
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap kebersihan personal, terutama dalam masa pertumbuhan yang krusial.
Program diawali dengan pemaparan materi oleh Nurul Hidaya Islami. Berbeda dengan pengajaran konvensional, materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan menarik sehingga para siswa tetap antusias menyimak.
Tidak hanya sekadar teori, para siswa juga diajak melakukan praktik langsung mengenai tata cara menyikat gigi yang benar dan langkah-langkah mencuci tangan sesuai standar kesehatan.
“Kami ingin meningkatkan kesadaran siswa bahwa kebersihan gigi dan tangan adalah fondasi kesehatan yang paling sederhana namun sering terlupakan,” ujar Nurul di sela-sela kegiatan.
Dukungan Pihak Sekolah
Langkah nyata mahasiswa KKN ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kehadiran program SI GESIT dinilai mampu memberikan warna baru dalam proses pembelajaran kesehatan di lingkungan dasar.
Sri, selaku guru pendamping SDN 005 Kampung Dalam, memberikan apresiasinya terhadap inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, pembiasaan ini harus dilakukan secara konsisten baik di sekolah maupun di rumah.
“Melalui program SI GESIT, kami berharap siswa-siswi dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan tangan serta membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Sri.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi kuis dan recall materi untuk memastikan pesan kesehatan telah terserap dengan baik oleh para siswa. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, namun menjadi titik awal bagi siswa SDN 005 Kampung Dalam untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) secara berkelanjutan.
Dengan adanya kolaborasi antara akademisi dan lembaga pendidikan ini, misi menciptakan generasi masa depan yang lebih peduli kesehatan di wilayah Siak optimis dapat terwujud.(Muliya)
























