SIAK,FokusInvestigasi.com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aneka Kuliner Perawang (AKP) di bawah naungan Yayasan Pendidikan An-Nur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Pada Selasa (4/8/2026), sebanyak lebih dari 2.000 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) sukses disalurkan kepada ribuan penerima manfaat di wilayah Perawang dan sekitarnya.
Penyaluran program skala besar ini mencakup dua kategori utama, yakni paket Makanan Basah untuk fasilitas pendidikan dan paket Makanan Kering yang disasar khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita melalui jaringan Posyandu setempat.
Untuk kategori makanan basah, sebanyak 1.512 paket didistribusikan kepada para siswa dan tenaga pendidik di tujuh lembaga pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SMP, SMK, hingga Pondok Pesantren.
Paket sajian utama hari ini terdiri dari Nasi Putih, Ayam Goreng Serundeng, Tempe Goreng Cabe Ijo, Tumis Toge Wortel, serta hidangan pencuci mulut berupa Buah Semangka.
Beberapa sekolah penerima distribusi di antaranya SMKN 1 Tualang dengan alokasi terbesar (522 siswa dan 46 guru), Ponpes Sabilul (300 santri dan 38 guru), SMPN 9 Tualang (374 siswa dan 29 guru), serta lembaga PAUD/TK dan SMK swasta sekitar.
Sementara itu, untuk program SPPG untuk B3 , sebanyak 590 paket Makanan Kering dialokasikan kepada kelompok rentan, Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), dan Balita.
Paket tinggi nutrisi ini berisi Udang Ayam Keju, Buah Anggur, Buah Lengkeng, dan Susu. Penyaluran disebar melalui empat Posyandu lokal, yaitu Posyandu Mutiara Hati (172 porsi), Posyandu Intan Payung (167 porsi), Posyandu Harapan Hati (153 porsi), dan Posyandu Anggrek (98 porsi).
Kepala SPPG AKP Yayasan Pendidikan An-Nur, Widya Sari, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses distribusi tanpa hambatan. Ia menegaskan bahwa pihak pengelola memprioritaskan ketercukupan gizi dan kebersihan dalam setiap hidangan yang disajikan.
“Kami berkomitmen penuh untuk menjaga konsistensi program MBG ini. Seluruh menu yang keluar dari dapur SPPG sudah dikalkulasikan agar sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG). Selain higienis dan aman, kami juga memastikan cita rasanya lezat sehingga disukai oleh anak-anak maupun ibu hamil dan menyusui,” ujar Widya Sari.
Program MBG ini diharapkan dapat meningkatkan fokus belajar siswa serta meningkatkan kualitas gizi generasi muda dan ibu hamil di wilayah Kecamatan Tualang secara berkelanjutan. (Muliya)





























