BeritaInfrastrukturMetro Lampung

Jalan Depan Rumah Anggota DPRD Metro “Kubangan Kerbau”, Warga Geram Menjelang Lebaran!

×

Jalan Depan Rumah Anggota DPRD Metro “Kubangan Kerbau”, Warga Geram Menjelang Lebaran!

Sebarkan artikel ini

Kota Metro, Lampung (FI) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, warga Kota Metro dibuat geram dengan kondisi jalan yang memprihatinkan di sepanjang Jalan WR Supratman, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat hingga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, serta Jalan Atmosentono yang menghubungkan Kelurahan Karangrejo dengan Desa Kali Bening, Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur.

Kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah, bahkan di depan kediaman anggota DPRD Kota Metro, Darsono, dinilai warga sangat membahayakan. P. Sartam (62), warga RT 14 RW 04 Hadimulyo Timur, menyebut lubang-lubang di jalan tersebut seperti “kubangan kerbau”.

“Ini sudah sepuluh hari menjelang Lebaran, tapi jalan masih dibiarkan rusak. Biasanya, Dinas PU sudah sigap menambal jalan, tapi sekarang tidak ada tindakan sama sekali,” ujarnya dengan nada kesal, Rabu (19/03/2025).

P. Sartam menuding pemerintah kota lalai dan tidak peduli dengan keselamatan warga. “Bagaimana kalau ada pemudik yang celaka karena jalan rusak ini? Apa mau tanggung jawab?” tanyanya.

Ia juga menyoroti lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati di beberapa titik, menambah potensi bahaya di malam hari. “Ini bukan cuma soal kenyamanan, tapi keselamatan! Pemerintah jangan tutup mata!” tegasnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) Kota Metro, Herman Susilo, berdalih bahwa perbaikan jalan akan segera dilakukan, namun hanya bersifat sementara. “Anggaran perawatan Jalan Atmosentono tahun 2025 sudah ada, tapi sekarang saya sedang cuti,” ujarnya.

Pernyataan Herman Susilo ini semakin membuat warga geram. “Cuti kok pas jalan rusak begini? Ini bukan alasan! Pemerintah harus segera bertindak, jangan cuma janji-janji kosong!” seru P. Sartam.

Warga menuntut Pemerintah Kota Metro segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam. Mereka juga mendesak anggota DPRD untuk turun tangan dan memperjuangkan hak warga.

Reporter: Glenk Susanto As

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *