BeritaPeristiwaSIAK

Geger! Seorang Ibu di Pinang Sebatang Timur Tewas, Diduga Dianiaya Anak Kandung dengan Batu Bata

×

Geger! Seorang Ibu di Pinang Sebatang Timur Tewas, Diduga Dianiaya Anak Kandung dengan Batu Bata

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

SIAK,FokusInvestigasi.com – Warga Jalan Pertiwi, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak mendadak gempar pada Rabu (25/2/2026) siang. Seorang wanita lanjut usia, Ince Nainggolan (65), ditemukan bersimbah darah di teras rumahnya dan dinyatakan meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh anak kandungnya sendiri, HF (36).

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut keterangan warga sekitar, Mediana (62) dan S. Marpaung (57), sempat terdengar suara keributan dan teriakan histeris dari arah rumah korban.

Saat para saksi mendatangi sumber suara, mereka menemukan korban sudah tergeletak tidak berdaya dengan luka parah di bagian kepala. Terduga pelaku, HF, dilaporkan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian sesaat setelah peristiwa tersebut.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tualang menggunakan ambulans pada pukul 15.00 WIB. Namun, setibanya di fasilitas kesehatan tersebut, tim medis menyatakan korban telah menghembuskan napas terakhir. Jenazah korban kini telah dibawa kembali ke rumah duka untuk proses persemayaman.

Hingga berita ini diturunkan, motif pasti di balik tindakan keji tersebut belum diketahui secara detail. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan dari para saksi, terduga pelaku disinyalir memiliki perilaku menyimpang berupa kecanduan menghirup uap lem (ngelem).

Terduga Pelaku Diamankan
Berdasarkan informasi terbaru, terduga pelaku HF kini telah berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tualang untuk menghindari amukan massa serta menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian dari Polsek Tualang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk satu buah batu bata yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.

Meski demikian, pihak Kepolisian Sektor Tualang belum memberikan keterangan resmi atau rilis terkait detail pemeriksaan dan pasal yang akan disangkakan kepada pelaku.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.(Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *