Labuhanbatu,Fokusinvistigasi.com — Menanggapi sorotan Ketua PGRI Kabupaten Labuhanbatu terkait tren penurunan jumlah pendaftar peserta didik baru pada sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) untuk Tahun Ajaran 2026/2027, Mantan Wakil Ketua Dewan Pendidikan Labuhanbatu, H. Marwan Efendi Siregar, turut angkat bicara.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh H. Marwan Efendi Siregar yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Lanjut Usia (Persila) kepada awak media pada Kamis (30/07/2026). Ia mengaku merasa prihatin atas fenomena menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka di beberapa SDN di wilayah Labuhanbatu.
”Baru-baru ini Ketua PGRI Labuhanbatu, H. Junaidi, S.Pd., M.Pd., telah menyoroti perihal penurunan jumlah siswa yang mendaftar di Sekolah Dasar Negeri melalui media online. Saya sangat sependapat dengan indikator-indikator penyebab yang beliau sampaikan, meskipun fenomena ini tidak terjadi secara merata di semua SDN,” ujar H. Marwan.
Menurutnya, pilihan orang tua saat ini didasari oleh pertimbangan yang rasional dan positif. Orang tua murid cenderung memilih sekolah yang memiliki latar belakang disiplin yang baik, catatan prestasi lulusan yang membanggakan, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
Selain faktor kualitas akademik dan fasilitas, ia juga menyoroti adanya pergeseran tren di tengah masyarakat. Saat ini, orang tua dinilai lebih condong mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah-sekolah yang memiliki keunggulan pada bidang pendidikan keagamaan, seperti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).
”Para orang tua tentu sangat berharap anak-anak mereka memiliki bekal dasar agama yang kuat demi masa depan yang berakhlak mulia dan memiliki budi pekerti yang baik,” tegasnya.
Menyikapi permasalahan ini, H. Marwan berpesan agar Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu segera mengambil langkah nyata. Ia mendesak pihak dinas terkait untuk melakukan evaluasi secara mendalam dan serius. Bahkan, ia menyarankan agar sekolah-sekolah dasar negeri yang terus-menerus kekurangan kuota siswa dapat di-merger (penggabungan) demi efisiensi dan peningkatan kualitas pendidikan ke depan.
(One)





























