BeritaPolitikSIAK

Data Bansos Dinilai ‘Usang’, Delvi Suseno Desak Pemkab Siak Lakukan Pemutakhiran Data BLT dan PKH

×

Data Bansos Dinilai ‘Usang’, Delvi Suseno Desak Pemkab Siak Lakukan Pemutakhiran Data BLT dan PKH

Sebarkan artikel ini

SIAK,(FokusInvestigasi.com) – Menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan, Anggota DPRD Kabupaten Siak Ketua Fraksi Gerindra, Delvi Suseno, menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Kegiatan serap aspirasi ini disambut antusias warga yang berbondong-bondong menyampaikan keluhan terkait pembangunan daerah hingga keadilan bantuan sosial. Rabu (29/7/26)

Dalam pertemuan tersebut, warga menyuarakan berbagai persoalan mendasar, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, pencahayaan lampu jalan, hingga persoalan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Salah satu poin krusial yang menonjol adalah kekecewaan masyarakat terhadap pendataan bansos. Warga mengeluhkan penyaluran BLT yang dinilai tidak merata dan sering kali tidak tepat sasaran.

Di lapangan, masih ditemukan warga berdekatan yang tergolong mampu secara ekonomi justru terdaftar sebagai penerima bantuan, sementara keluarga yang benar-benar membutuhkan malah luput dari perhatian.

Masyarakat menduga kelalaian ini terjadi akibat instansi terkait masih menggunakan data lama tanpa validasi faktual berkala.

Menanggapi keluhan mendasar tersebut, Delvi Suseno menegaskan komitmennya untuk mengawal suara warga Tualang di legislatif. Terkait infrastruktur, ia menjelaskan dengan jujur keterbatasan anggaran daerah saat ini yang membuat beberapa usulan jalan kabupaten harus dilakukan secara bertahap. Namun, ia memberi penekanan khusus pada pembenahan sektor sosial.

“Kebutuhan infrastruktur tentu kita perjuangkan, namun sektor sosial seperti BLT, KIP, dan PKH adalah urusan perut dan keadilan warga yang tidak boleh ditunda. Kami mendesak pihak terkait dan dinas terkait untuk segera melakukan pemutakhiran data secara menyeluruh di lapangan,” ujar Ketua Fraksi Gerinda Delvi Suseno tegas di hadapan konstituennya.

Politisi Gerindra ini menambahkan bahwa transparansi pendataan sangat penting agar program bantuan pemerintah tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

“Bantuan sosial disiapkan untuk masyarakat miskin dan rentan. Jangan sampai yang berhak justru gigit jari karena pendataan yang tidak diperbarui. Kita minta data penerima diverifikasi ulang dari tingkat RT/RW agar bantuan benar-benar murni dinikmati oleh warga yang berhak,” tambah Delvi.

Reses tersebut diakhiri dengan dialog interaktif serta penyerahan berkas aspirasi dari perwakilan warga. Nur, salah seorang warga Tualang yang hadir dalam reses tersebut, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan perhatian wakil rakyat mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Delvi Suseno dari Fraksi Gerindra yang sudah hadir mendengarkan langsung keluhan kami. Harapan kami tentu aspirasi ini, terutama masalah pemerataan bansos dan perbaikan fasilitas jalan, tidak sekadar dicatat tetapi bisa segera direalisasikan demi kesejahteraan warga Tualang,” tutur Nur.

Seluruh jaring aspirasi dari Reses III ini selanjutnya akan dihimpun dan diperjuangkan dalam laporan reses DPRD Kabupaten Siak untuk dimasukkan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD guna penganggaran mendatang. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *