SIAK,FokusInvestigasi.com – Di tengah pesatnya tren konten visual di media sosial, kemampuan mengabadikan momen bukan lagi sekadar hobi, melainkan aset ekonomi. Menyadari potensi tersebut, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (IKPP) Perawang menggelar Photography Workshop bagi pemuda milenial di Aula Bunut, Kecamatan Tualang. Selasa (27/1)
Pelatihan ini menggandeng pegiat media sosial kenamaan, Jarwo (pemilik platform #PKU_City), untuk berbagi ilmu kepada 30 peserta yang berasal dari berbagai kampung di wilayah Tualang.
Mewakili Pimpinan PT IKPP Hassanudin The, Manager Public Affair Armadi ME menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mendorong literasi creativepreneur di tingkat lokal.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi konsumen digital, tetapi mampu menangkap peluang ekonomi dari sana. Harapannya, mereka bisa menghasilkan karya visual autentik yang memiliki nilai jual,” ujar Armadi.
Ia menambahkan, penguasaan teknik fotografi yang mumpuni diharapkan mampu mengangkat potensi daerah maupun produk lokal ke level yang lebih kompetitif.
Kasi Kessos Tualang, Rudi Vivi Hendri ST, yang hadir mewakili Camat, menekankan pentingnya sinergi korporasi dalam membina sumber daya manusia lokal.
“Kami berterima kasih atas kontribusi berkelanjutan dari PT IKPP. Pelatihan ini adalah pintu masuk bagi adik-adik mahasiswa dan pemuda untuk menjadi pengusaha hebat yang mampu mempromosikan produk khas daerah kita sendiri,” tuturnya.
Para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi langsung mempraktikkan teknik pengambilan gambar menggunakan perangkat mereka.
Salah satu peserta, Wenisyah Amelia, yang juga mengelola UMKM ‘Aulia Perawang’, mengaku pelatihan ini menjawab tantangan yang selama ini ia hadapi dalam memasarkan produk.
“Selama ini kami hanya fokus pada produksi, namun sering mengabaikan aspek visual di media sosial. Di sini kami belajar bahwa foto produk yang menarik adalah kunci utama untuk bersaing dengan merek besar,” ungkap Wenisyah.
Melalui program ini, PT IKPP berupaya memastikan bahwa kehadiran industri dapat tumbuh berdampingan dengan kreativitas dan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar. (Muliya)
























