BeritaJakartaPendidikan

Hore!! Tunjangan Sertifikasi Segera Naik, Mendikdasmen Pastikan Guru PNS, PPPK, hingga Honorer Makin Sejahtera

×

Hore!! Tunjangan Sertifikasi Segera Naik, Mendikdasmen Pastikan Guru PNS, PPPK, hingga Honorer Makin Sejahtera

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat Pameran Bulan Bahasa dan Sastra di Kemendikdasmen pada Senin di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin, 28 Oktober 2024

Jakarta (Fokusinvestigasi.com) – Setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menyinggung soal kenaikan gaji guru, kini ia bicara soal tunjangan sertifikasi.

Kesejahteraan para guru ASN baik PNS maupun PPPK hingga Honorer dipastikan makin sejahtera dengan kenaikan tunjangan ini.

Di sela-sela acara Pameran Bulan Bahasa dan Sastra di Kemendikdasmen pada Senin, 28 Oktober 2024, Mendikdasmen menyebut tunjangan sertifikasi guru segera naik.

“Mudah-mudahan pada tahun 2025 sudah bisa terealisasi untuk kenaikan tunjangan guru,” kata Abdul Mu’ti.

Terdapat sebuah skema baru yang sedang diajukan Kemendikdasmen untuk kebutuhan gaji dan tunjangan guru di tahun 2025.

Mu’ti menyebut skema yang diajukan untuk para guru ASN terutama yang sudah berstatus sertifikasi.

Mulai dari guru PNS, PPPK, sampai dengan guru honorer yang telah memenuhi syarat sertifikasi sesuai peraturan yang berlaku.

“Jadi skema yang sekarang kita ajukan untuk 2025 itu untuk guru yang sudah berstatus ASN ya, terutama yang sudah bersertifikasi, baik guru PNS maupun guru PPPK dan juga guru-guru honorer,” lanjutnya.

Saat ini, Kemendikdasmen akan melakukan pendataan ulang untuk mengupdate data guru yang jumlahnya sangat banyak.

Abdul Mu’ti menginginkan pemberian tunjangan bisa tepat sasaran kepada guru yang benar-benar memenuhi kompetensi dan profesional.

“Tetapi jumlahnya, maksud saya jumlah gurunya sekarang masih kita data kembali karena memang sangat banyak yang harus kita update,” ucapnya.

Harapannya setelah dilakukan pendataan ulang yang akurat dapat dijadikan dasar pengajuan anggaran kepada Menteri Keuangan.

Mu’ti menyampaikan bahwa dalam waktu segera usai update data akan mengajukan anggarannya ke Kemenkeu.

“Nanti mudah-mudahan setelah data bisa kita update secara akurat dan kemudian kita ajukan kepada Menteri Keuangan,” pungkasnya.

Hal ini selaras dengan program Quick Win dari pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan peningkatan kualitas pendidikan.

Kualitas pendidikan perlu didukung dengan kualitas guru yang profesional.

Konsekuensinya, guru profesional harus difasilitasi dengan kesejahteraan berupa gaji dan tunjangan sertifikasi.(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *