SIAK,FokusInvestigasi.com – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas perairan terjadi di Sungai Siak, tepatnya di kawasan Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Kapal penarik (tugboat) Sunly 138 yang menarik tongkang bermuatan alat berat menabrak kabel daya (power line) milik PT Bumi Siak Pusako (BSP) hingga putus total pada pukul 16.15 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, insiden bermula saat tongkang melintas dengan membawa beban beberapa unit alat berat, termasuk sebuah crane. Lengan panjang (long arm/boom) pada crane diduga diletakkan dalam posisi berdiri tinggi atau tidak dilepas terlebih dahulu sebelum diangkut ke atas tongkang.
“Kapal melintas dan boom crane-nya berdiri terlalu tinggi. Karena tidak diturunkan, arm crane menyangkut di kabel power line dan tertarik sampai kabel itu putus total,” ujar Amat, warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.
Kabel tegangan tinggi yang terputus tersebut juga sempat meluncur dan menimpa sebuah kapal lain yang tengah berlayar di jalur perairan yang sama. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat insiden tersebut, namun lalu lintas sungai sempat mengalami hambatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tugboat Sunly 138 diketahui dikelola oleh seorang pengusaha asal Siak bernama Awang. Saat berupaya dikonfirmasi terkait dugaan kelalaian prosedur pengangkutan alat berat dan mengenai kepemilikan armada, pihak manajemen pemilik kapal belum memberikan jawaban resmi.
Di sisi lain, putusnya jaringan kabel power line ini berpotensi memengaruhi pasokan energi dan operasional di wilayah kerja PT Bumi Siak Pusako. Tim Media PT BSP, Wahyudi, menyatakan bahwa pihak internal tengah melakukan inventarisasi masalah serta menghitung estimasi kerugian material yang dialami perusahaan.
“Baik, kami koordinasikan lebih lanjut, seperti apa updatenya,” katanya. Jumat (7/8)
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta kepolisian setempat diharapkan turun tangan guna menyelidiki standar keselamatan pelayaran (safety over height) serta mengusut tuntas penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Muliya)





























