Siak,FokusInvestigasi.com – Upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Siak terus bergulir. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Km 1 Tualang di bawah naungan Yayasan Pendidikan An-Nur, ribuan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) disalurkan kepada siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita di wilayah Kecamatan Tualang.
Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, mengingat pemenuhan gizi yang tepat merupakan kunci utama dalam mencetak generasi emas yang berdaya saing tinggi.
Kepala SPPG Km 1 Tualang, Oktavianus Sukrial Agusta, menyatakan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menyusun komposisi makanan. Setiap paket yang keluar dari dapur SPPG telah melalui proses kontrol kualitas yang ketat.
“Kami memastikan bahwa setiap menu yang disalurkan sudah sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dibutuhkan oleh para penerima manfaat. Bersama tim relawan, kami menjamin makanan yang keluar dari SPPG sangat terjaga kesehatannya, higienis, dan sangat layak konsumsi,” ujarnya. Jumat (8/5)
Untuk menu makanan basah kali ini, SPPG menyediakan Nasi Putih yang didampingi dengan lauk protein tinggi berupa Udang Crispy Pedas Manis sebanyak 1.644 porsi dan Ayam Crispy Pedas Manis sebanyak 114 porsi. Sebagai pelengkap nutrisi, tersedia pula tempe goreng, tumis labu siam jagung, serta buah jeruk segar.
Tak hanya makanan berat, untuk layanan Posyandu pada hari Jumat dan Sabtu, SPPG juga menyiapkan paket makanan kering yang terdiri dari susu, telur, pisang, salak, hingga apel.
Berdasarkan data yang dihimpun, total penerima manfaat mencapai angka yang cukup signifikan, yakni 1.759 siswa/guru dan 836 warga dari kategori Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), dan Balita.
Sebaran penerima manfaat di sektor pendidikan meliputi:
SMKS Yamatu Tualang: 273 Siswa dan 34 Guru
SDN 01 Tualang: 360 Siswa dan 30 Guru
SDN 02 Tualang: 282 Siswa dan 28 Guru
SMPN 4 Tualang: 275 Siswa dan 31 Guru
Serta ribuan murid lainnya yang tersebar di TK Islam Arifin Achmad, TK Bunayya, SDIT Al Wildan, MI Al Wathaniyah, Ponpes Roudhotul Ulum, MTs Negeri 3 Siak, hingga TK Haqsa, TK Ananda, dan TK Setia Pati.
Sementara di sektor kesehatan masyarakat, bantuan menyasar 9 Posyandu, di antaranya:
Posyandu Kuntum Melati: Menjadi penerima terbanyak dengan total 120 balita, 11 bumil, dan 22 busui.
Posyandu Mekar Sejahtera: 110 balita, 8 bumil, dan 18 busui.
Posyandu Mekar Rahayu, Kasih Ibu SDI, Kencana Ungu, Berkat Tunas Baru, Harapan Kulim, Surya Seroja, dan Harapan Ibu.
Kehadiran program MBG ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah berkelanjutan dalam memperbaiki struktur kesehatan masyarakat di Kabupaten Siak.
Dengan koordinasi yang apik antara relawan, lembaga pendidikan, dan kader Posyandu, SPPG Km 1 Tualang optimis angka kecukupan gizi di wilayah tersebut akan meningkat secara signifikan.
Langkah transparansi dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh SPPG KM 1 Tualang ini diharapkan dapat menjadi prototipe bagi wilayah lain di Kabupaten Siak dalam upaya bersama membangun daerah melalui pemenuhan gizi yang tepat sasaran. (Muliya)
























