SIAK,FokusInvestigasi.com – Komitmen pemenuhan gizi bagi generasi muda di Kabupaten Siak terus diperkuat. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bunda Madiun, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto terpantau berjalan masif dan konsisten.
Pada Selasa (3/2/2026), sebanyak 3.119 porsi makanan bergizi tinggi didistribusikan secara serentak ke berbagai titik di Perawang Barat, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Langkah ini menjadi angin segar bagi ribuan siswa, guru, hingga ibu hamil dan balita di wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan lapangan, menu yang disajikan hari ini telah memenuhi standar kesehatan yang ketat. Untuk kategori makanan basah, para siswa menikmati paduan nasi, telor ceplok sambel kecap, tempe goreng, sayur pakcoy bawang putih, serta dilengkapi buah pisang dan susu segar.
Tidak hanya sekolah, posyandu juga mendapatkan perhatian khusus melalui “Menu Makanan Kering” yang terdiri dari roti homemade, telur ayam dan puyuh, serta buah-buahan segar seperti pir dan jeruk yang disesuaikan untuk kebutuhan ibu hamil, menyusui, dan balita.
Kepala SPPG Bunda Madiun, Nurul Ikhsan, menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menjaga kualitas. Setiap porsi yang keluar dari dapur Yayasan Pendidikan An Nur telah melalui pemantauan ketat agar sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG).
“Kami bersyukur program ini berjalan lancar hingga saat ini. Fokus kami bukan hanya pada kuantitas, tapi kualitas gizi. Setiap porsi harus sesuai dengan AKG yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu,” ujar Nurul Ikhsan dalam keterangannya, Selasa (3/2).
Ia juga menambahkan bahwa seluruh relawan SPPG Bunda Madiun memiliki komitmen satu suara: mengawal keberhasilan visi Presiden dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pemenuhan gizi yang merata.
Kehadiran SPPG Bunda Madiun di bawah Yayasan Pendidikan An Nur ini diharapkan menjadi katalisator bagi kesehatan masyarakat di Kabupaten Siak.
Dengan manajemen distribusi yang rapi dan transparansi laporan, program MBG ini optimis mampu menekan angka stunting serta meningkatkan semangat belajar siswa di sekolah.
Warga setempat menyambut baik konsistensi ini, berharap program serupa terus terjaga kualitasnya demi masa depan anak bangsa yang lebih sehat dan kuat. (Muliya)
























