SIAK,FokusInvestigasi.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aneka Kuliner Perawang (AKP) di bawah naungan Yayasan Pendidikan An Nur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak. Jumat (5/12)
Sebanyak 2.776 porsi makanan basah bergizi berhasil didistribusikan kepada ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Distribusi makanan basah ini mencakup penerima manfaat mulai dari tingkat PAUD hingga SMK. Sembilan institusi pendidikan di Kecamatan Tualang, termasuk sekolah negeri, swasta, dan pondok pesantren, menjadi titik utama penyaluran.
Data penerima manfaat MBG hari ini mencakup:
KB PAUD MAHMUDAH (17 porsi)
TK ALIFA (47 porsi)
SDN 15 (564 porsi)
SMPN 9 TUALANG (339 porsi)
PONPES SABILUL (365 porsi)
PONPES NURUL ILMI (769 porsi)
SMKN 1 TUALANG (525 porsi)
SMK PAYUNG (10 porsi)
SMK KESEHATAN (140 porsi)
Total porsi makanan basah yang disalurkan mencapai 2.776.
Menu makanan basah yang disajikan pada hari ini dirancang secara spesifik untuk memastikan pelajar mendapatkan asupan gizi yang seimbang. Menu tersebut terdiri dari:
Bihun Goreng (Karbohidrat)
Ayam Goreng Serundeng (sebagai sumber protein hewani)
Tahu Goreng (sebagai sumber protein nabati)
Selada Timun Tomat (sebagai sumber serat dan vitamin)
Buah Jeruk (sebagai sumber vitamin C)
Kepala SPPG Aneka Kuliner Perawang, Widya Sari, menyampaikan rasa syukurnya karena program MBG dapat terus berjalan lancar di Kecamatan Tualang. Ia menegaskan bahwa timnya, yang terdiri dari para relawan AKP, akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur hari ini masih bisa menjalankan program MBG dengan baik di Kecamatan Tualang. Kami dan seluruh tim relawan AKP berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, karena ini menyangkut pemenuhan gizi anak-anak kita,” ujar Widya Sari.
Widya juga menjamin bahwa kualitas makanan yang didistribusikan telah memenuhi standar gizi yang ditetapkan.
“Setiap porsi makanan yang kami salurkan sudah kami pastikan sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang berlaku. Ini penting agar program ini tidak hanya sekadar memberikan makanan, tetapi juga berkontribusi nyata pada peningkatan status gizi dan kesehatan para pelajar,” tutupnya.
Program MBG ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam upaya pemerintah daerah dan pihak swasta untuk menciptakan generasi muda Tualang yang sehat, cerdas, dan bebas dari masalah kekurangan gizi. (Muliya)
























