BeritaKab.PelalawanPendidikan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tualang Manjakan Lidah Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Wali Murid Ungkap Hemat Biaya Rp600 Ribu Per Bulan!

×

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tualang Manjakan Lidah Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Wali Murid Ungkap Hemat Biaya Rp600 Ribu Per Bulan!

Sebarkan artikel ini

Siak,FokusInvestigasi.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Pemerintah berhasil menyentuh ribuan penerima manfaat di wilayah KecamatanTualang Kabupaten Siak. Jumat (7/11)

Dengan total 3.437 jiwa yang meliputi siswa/i sekolah, guru/penjaga sekolah, serta ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui), program ini tidak hanya memastikan asupan gizi yang layak tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi keluarga.

Distribusi makanan kali ini meliputi 12 institusi pendidikan dan 7 Posyandu. Pada hari Kamis, 6 November 2025, dapur layanan di Tualang menyajikan menu makan siang untuk siswa/i yang didominasi oleh hidangan favorit anak-anak, namun tetap memperhatikan aspek gizi.

Menu Makan Siang (Siswa/i):
Nasi goreng
Telor ceplok
Tahu goreng
Sayur timun selada
Buah kelengkeng
Susu

Secara total, penerima manfaat dari institusi pendidikan mencakup siswa/i dari jenjang TK hingga SMKS. Salah satu penerima manfaat terbesar adalah SMAN 2 Tualang dengan 1.186 siswa/i, disusul oleh SMKS YAMATU TUALANG (412 siswa/i) dan SDN 01 TUALANG (359 siswa/i).

Selain itu, distribusi juga mencakup “makanan kering” yang diberikan sekaligus pada hari Kamis untuk jatah hari Jumat dan Sabtu bagi 134 ibu hamil dan menyusui di 7 Posyandu, seperti Posyandu Kuntum Melati dan Posyandu Berkat Tunas Baru.

Oktavianus Sukrial Agusta, Kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (Ka SPPG) Dapur Tualang II, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran program ini. Ia menegaskan komitmen timnya untuk terus memberikan pelayanan prima.

“Kami bersyukur, sampai saat ini dapur Tualang II masih komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penerima manfaat program MBG ini,” ujar Oktavianus kepada awak media.

“Saya dan seluruh tim dapur akan terus berupaya maksimal dan bekerja keras dalam menjalankan tugas mulia ini. Kualitas dan ketepatan waktu adalah prioritas kami,” Katanya.

Dampak positif program ini diakui langsung oleh para wali murid. Andi (45), salah seorang wali murid yang memiliki dua anak bersekolah, menyampaikan apresiasi mendalamnya. Ia mengakui MBG telah meringankan beban keluarganya secara signifikan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya program makan gizi gratis ini. Sangat membantu keluarga kami,” kata Andi. “Sebelum ada MBG, untuk makan siang dua anak saya saja, biayanya kurang lebih sekitar Rp600.000 selama sebulan. Belum lagi biaya bensin untuk mengantar makanan ke sekolah,” katanya.

Dengan program ini, Andi merasa tidak perlu lagi repot menyiapkan dan mengantar bekal, yang secara tidak langsung juga menghemat waktu dan biaya transportasi.

“Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat kecil seperti kami,” tutupnya.

Distribusi yang terpusat dan terstruktur ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi generasi penerus bangsa dan kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *