BeritaSIAK

Luruskan Simpang Siur Penyaluran MBG, KaSPPG AKN: Tidak Ada Demo, Hanya Perubahan Lokasi Distribusi

×

Luruskan Simpang Siur Penyaluran MBG, KaSPPG AKN: Tidak Ada Demo, Hanya Perubahan Lokasi Distribusi

Sebarkan artikel ini

Siak,FokusInvestigasi.com – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KaSPPG) Aneka Kuliner Nusantara (AKN), Rahmad Kurnia, memberikan klarifikasi resmi terkait dinamika penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat memicu kerumunan siswa di dapur AKN Tualang, Jumat (13/3/2026) malam.

Rahmad menegaskan bahwa kehadiran puluhan siswa SMA 2 Tualang tersebut bukanlah sebuah aksi demonstrasi atau protes anarkis, melainkan bentuk antusiasme penerima manfaat dalam menjemput hak mereka akibat adanya perubahan teknis jadwal distribusi.

Menanggapi pemberitaan yang menyebut adanya “gelombang protes,” Rahmad menjelaskan bahwa situasi di lapangan murni merupakan koordinasi pengalihan tempat penyaluran.

“Kami perlu meluruskan bahwa tidak ada demo semalam. Yang terjadi adalah keterlambatan penyaluran karena faktor teknis waktu yang sudah terlalu sore. Karena pihak sekolah tidak memungkinkan lagi melakukan distribusi di lingkungan sekolah, kami berinisiatif mengarahkan seluruh penerima manfaat untuk langsung menjemput ke SPPG AKN,” ujar Rahmad Kurnia dalam keterangan resminya.

Langkah jemput bola ini terbukti efektif. Rahmad mengklaim seluruh paket MBG berhasil disalurkan secara tuntas kepada para siswa hanya dalam waktu dua jam setelah mereka tiba di lokasi.

Pihak SPPG AKN secara ksatria mengakui adanya kendala internal yang menyebabkan keterlambatan tersebut. Rahmad menjelaskan bahwa tantangan muncul saat mempersiapkan menu khusus untuk periode 13-17 Maret 2026 yang membutuhkan penanganan ekstra.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh penerima manfaat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ini adalah kejadian pertama kali bagi kami. Kami mengakui ada celah dalam koordinasi yang harus segera diperbaiki,” tambahnya.

Rahmad juga memastikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi mendalam agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

“Kami berjanji dan berkomitmen penuh bahwa kejadian keterlambatan seperti ini tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. Pelayanan terbaik bagi gizi siswa adalah prioritas utama kami,” tegas Rahmad.

Sebelumnya, sempat terjadi adu argumen antara pemilik dapur AKN, Beriansyah Cipta Nasution, dan Akuntan Gizi, Syahrezi Fauzah, di hadapan Korwil BGN Kabupaten Siak, Lisa Wahari. Hal ini dipicu oleh tekanan waktu pengerjaan 70.000 porsi menu spesial yang muncul pada pagi hari.

Namun, dengan adanya klarifikasi dari Kepala SPPG ini, benang kusut koordinasi tersebut dinyatakan telah selesai. Pihak manajemen kini fokus pada sinkronisasi antara suplayer, dapur produksi, dan tim akuntansi gizi guna memastikan jadwal distribusi tetap tepat waktu (on-time) sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *