SIAK,FokusInvestigasi.com – Lahan seluas satu hektare di kawasan Pondok Pesantren Abu Huroiroh, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, kini tampak menghijau dan penuh harapan. Di bawah terik matahari pagi, jajaran Polsek Tualang bersama kelompok tani setempat tampak sibuk memeriksa deretan tanaman jagung yang berdiri kokoh setinggi 1,75 meter, Selasa (27/10/2026).
Usia tanaman jagung pipil tersebut kini telah menginjak 80 hari. Artinya, momen yang paling ditunggu-tunggu masa panen sudah di depan mata.
Dipimpin langsung oleh personel Polsek Tualang, Aipda Hendri Hidayat, S.H., bersama Riyadi selaku perwakilan kelompok tani pondok pesantren, kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap prima menjelang musim panen.
Dengan menggunakan metode tanam monokultur, lahan produktif ini disulap menjadi salah satu lumbung harapan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Bukan sekadar menjaga keamanan dan ketertiban, kehadiran polisi di tengah-tengah pondok pesantren kali ini membawa misi yang berbeda: merawat ketahanan pangan dari akar rumput. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, Polsek Tualang terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dan lingkungan pesantren agar sektor pertanian kian bergairah.
Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan dan pemantauan secara berkala ini adalah bentuk komitmen Polri dalam mengawal kesejahteraan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lewat sektor pertanian. Kami ingin memastikan petani didampingi dengan baik hingga hasil panen benar-benar optimal,” ujar Kompol Teguh.
Program ini menjadi bukti nyata semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam merawat bumi dan memberdayakan lahan produktif.
Diharapkan, keberhasilan kebun jagung di Ponpes Abu Huroiroh ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi yang nyata, tetapi juga menjadi inspirasi serta contoh teladan bagi wilayah lain di Kabupaten Siak untuk terus menggalakkan pertanian yang berkelanjutan. (Muliya)





























