SIAK,FokusInvestigasi.com – Suasana meriah dan sarat makna menyelimuti Lapangan Motuyoko pada Sabtu (24/10/2026). Di tengah gelaran Kenduri Akbar Gabungan Anak Melayu Tualang (GAYUNG), sebuah pesan kuat disuarakan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Tualang harus berdiri sebagai rumah perlindungan bagi siapa saja, lintas suku dan latar belakang.
Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kecamatan Tualang masa khidmat 2026–2031 ini bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan momentum mempererat rajutan kebersamaan di wilayah yang dikenal sangat heterogen.
Ketua DPH LAMR Kabupaten Siak, Datuk Seri Arfan Usman, dengan tegas mengingatkan bahwa Tualang dihuni oleh berbagai etnis dan paguyuban. Karena itu, kehadiran LAMR tidak boleh eksklusif, melainkan harus inklusif sebagai benteng perekat sosial.
“LAMR Tualang harus menjadi pengayom yang memberikan ketenteraman, merangkul semua paguyuban, dan menjadi rumah bersama,” ujar Arfan Usman.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menekankan bahwa stabilitas dan keharmonisan sosial adalah kunci utama kemajuan daerah.
Ketika kerukunan antar-suku terjaga dengan baik, rasa aman tercipta, yang pada gilirannya akan menarik minat dunia usaha untuk berinvestasi dan menggerakkan roda ekonomi di Tualang.
Berdasarkan Surat Keputusan LAMR Kabupaten Siak Nomor 12 Tahun 2026, Zulkifli Z secara resmi ditetapkan sebagai Ketua DPH LAMR Kecamatan Tualang, didampingi Muhammad Wahyudi sebagai Sekretaris Umum, beserta jajaran pengurus bidang lainnya.
Puncak acara ditandai dengan prosesi adat yang khidmat. Setelah pembacaan warkah pelantikan, para tokoh penting bergiliran menyematkan atribut kebesaran adat kepada ketua terpilih.
Pemasangan tanjak oleh Ketua DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.
Pemasangan kain selempang oleh Ketua DPH LAMR Kabupaten Siak, Datuk Seri Arfan Usman.
Pemasangan keris oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal.
Prosesi ini menjadi simbol sakral pengalihan amanah untuk menjaga marwah adat Melayu sekaligus merawat kerukunan di tengah masyarakat.
Acara akbar ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MKA LAMR Kabupaten Siak Datuk Seri Tengku Amarudin, Ketua DPH LAMR Kota Pekanbaru Datuk Seri Muspidawan, Anggota DPRD Provinsi Riau Androy Ade Rianda, serta jajaran anggota DPRD Kabupaten Siak.
Melalui kepengurusan baru ini, lembaran baru dibuka bagi LAMR Tualang untuk membuktikan bahwa adat istiadat tidak hanya hidup dalam buku sejarah, tetapi benar-benar hadir nyata sebagai kekuatan pemersatu. Adat terpelihara, persatuan terjaga, harmoni untuk semua.





























