Siak,Fokusinvestigasi.com – Pemberitaan mengenai dugaan penjualan minuman beralkohol di acara Konser Holong di Wisma Tapian Nauli kecamatan tualang kabupaten Siak baru-baru ini mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk Panglima Pucuk Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB). Senin (4/8)
Beliau meminta masyarakat untuk melihat persoalan ini secara lebih bijak dan tidak terprovokasi oleh isu yang beredar.
Panglima Pucuk LLMB menjelaskan bahwa setiap budaya di Indonesia memiliki tradisi unik dalam acara-acara kebersamaan.
“Dalam acara saudara kita suku Batak, hal seperti ini sudah lazim. Ini bagian dari kebudayaan mereka. Jangan dibesar-besarkan dan menimbulkan perpecahan,” ujarnya.
Beliau menegaskan pentingnya menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika, di mana perbedaan tradisi dan budaya harusnya menjadi kekayaan, bukan sumber konflik.
Santi Sirait, salah satu penyelenggara acara, sebelumnya sempat bungkam saat dikonfirmasi media terkait asal minuman beralkohol. Ia hanya mengajak awak media untuk bergabung dalam acara, sehingga tidak ada penjelasan detail yang bisa didapatkan.
Pemberitaan ini menjadi pengingat bagi semua pihak, baik penyelenggara, aparat, maupun media, untuk selalu bersinergi dan menjaga toleransi. Penting untuk memahami bahwa perbedaan budaya adalah hal yang wajar dan bukan untuk dihakimi. (Muliya)
























