SIAK,FokusInvestigasi.com – Tiga ikon kebanggaan Kabupaten Siak, Istana Asserayah Al Hasyimiah, Balai Kerapatan Tinggi, dan Alat Musik Komet, kini berada di ambang sejarah baru. Ketiganya sedang berjuang mendapatkan pengakuan resmi sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional dalam Sidang Kajian oleh Kementerian Kebudayaan RI.
Momen krusial ini memantik gelombang dukungan dari masyarakat. Gabungan Anak Melayu Tualang (GAYUNG) secara terbuka menyerukan kepada seluruh warga Siak untuk mengetuk pintu langit demi kelancaran proses ini.
Ketua Umum GAYUNG, Mhd Wahyudi, S.IP, menegaskan bahwa penetapan ini bukan sekadar gelar di atas kertas, melainkan penegasan identitas dan marwah Melayu Siak di panggung nasional.
“Ini adalah ikhtiar bersama untuk menjaga sejarah, marwah, dan jati diri negeri yang diwariskan para pendahulu. Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar proses sidang berjalan lancar,” ujar Wahyudi. Rabu (29/7)
Wahyudi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Siak, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK), para akademisi, hingga komunitas pelestari yang telah bekerja keras menyusun kajian ilmiah ini.
Menurutnya, menjaga warisan budaya bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat agar anak cucu kelak tidak kehilangan jejak peradabannya.
“Semoga Allah SWT meridai setiap langkah kita. Mari kita kawal agar nama Siak semakin harum sebagai Bumi Melayu yang kaya akan sejarah dan peradaban,” tutupnya. (Muliya)





























