BeritaPolitikSIAK

Jemput Aspirasi di Siak: Anggota DPRD Riau Soroti Peningkatan Ekonomi dan Infrastruktur Warga

×

Jemput Aspirasi di Siak: Anggota DPRD Riau Soroti Peningkatan Ekonomi dan Infrastruktur Warga

Sebarkan artikel ini

SIAK,FokusInvetigasi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Siak-Pelalawan, Androy Ade Rianda, S.H., M.H., C.L.A., menggelar kegiatan Reses dan Silaturahmi Masa Sidang I Tahun 2025 di Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Minggu (2/11)

Pertemuan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung beragam isu, mulai dari peningkatan ekonomi kerakyatan hingga perbaikan infrastruktur yang mendesak.

Kehadiran politisi dari Partai Gerindra tersebut disambut hangat oleh Pj. Penghulu Kampung Pinang Sebatang Andri Fauzar, beserta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ratusan warga setempat.

Melalui Ternak dan Tani
Dalam sambutannya, Androy Ade Rianda, yang juga duduk di Komisi II DPRD Riau, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga mengajak masyarakat untuk fokus pada penguatan ekonomi.

Ia memaparkan konsep kemitraan yang dapat membantu warga meningkatkan pendapatan.

“Saya hadir di sini saat ini untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Androy di hadapan warga.

Ia secara khusus mengajak masyarakat untuk membentuk kelompok-kelompok usaha, seperti kelompok ternak dan kelompok tani, misalnya melalui budidaya kolam ikan terpal. Hasil dari kelompok ini, kata Androy, dapat dijual langsung ke dapur MBG melalui Koperasi Merah Putih.

“Saya mengajak masyarakat untuk segera membuat kelompok ternak dan kelompok tani. Saat ini, perekonomian bisa terbantu dengan cara tersebut,” tegasnya, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Sesi dialog menjadi arena bagi masyarakat untuk menyampaikan keluh kesah. Ketua RK 03 Dusun Pinang Kampai menyoroti kondisi kampung yang “seperti kampung tertinggal” karena minimnya penerangan jalan umum, rusaknya jembatan besi, dan kebutuhan renovasi gedung serbaguna.

Menanggapi hal tersebut, Androy menyarankan agar permohonan lampu penerangan diajukan dalam bentuk proposal. Sementara untuk jembatan, ia akan berkoordinasi dengan pihak provinsi, dan perihal gedung serbaguna ditegaskan sebagai aset Pemerintah Kabupaten Siak. Sebelumnya, Androy juga telah membahas upaya pemasangan lampu jalan dari Jembatan Zaitun menuju Kampung Pinang Sebatang.

Isu mendesak lainnya datang dari salah seorang RT, yang akrab disapa Beruang. Ia menyampaikan kekhawatiran warga akan ancaman penggusuran oleh PT BSP (Bumi Siak Pusako) di kemudian hari, membuat warga merasa sangat terancam dan memohon bantuan dewan untuk memperjuangkan hak tinggal yang nyaman.

Menanggapi keresahan ini, Androy memberikan pandangan yang menenangkan namun juga memotivasi.

“Itu bukan ancaman, itu adalah alarm supaya masyarakat bersiap untuk menghadapi hal tersebut,” jawab Androy.

Ia berjanji bahwa pihak provinsi akan berupaya untuk mencegah hal tersebut terjadi. Namun, ia kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada solusi politik, melainkan juga memperkuat diri.

“Kami dari provinsi juga akan berupaya untuk mencegah hal tersebut terjadi, tetapi saya mengajak masyarakat untuk meningkatkan perekonomian kerakyatan,” tutupnya, memberikan penekanan bahwa kemandirian ekonomi adalah benteng utama.

Sementara itu, warga lain, Linda Wati, memohon bantuan renovasi Pujasera, yang oleh Androy diarahkan agar dibuatkan proposal dan ditujukan kepada perusahaan-perusahaan terdekat.

Secara keseluruhan, kegiatan reses ini menjadi bukti komitmen anggota dewan untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga memberikan solusi konkret dan edukasi bagi masyarakat di dapilnya. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *