Siak,Fokusinvestigasi.com – Suasana penuh kehangatan dan solidaritas mewarnai Kecamatan Tualang saat sekelompok warga menggelar aksi bagi-bagi takjil gratis kepada para pengguna jalan didepan taman motuyoko Perawang kecamatan tualang kabupaten Siak. Kamis (27/3)
Dalam aksi tersebut diikuti oleh beberapa okp dan ormas, FKPPI, PP (Pemuda Pancasila), IPK (Ikatan Pemuda Karya), KWS (Kumpulan Wong Sragen) serta ratusan simpatisan masyarakat tualang yang hadir.
Hasan, salah seorang masyarakat tualang yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar berbagi kebaikan di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang tengah menjadi sorotan.
“Kami ingin menunjukkan dukungan kami kepada TNI melalui aksi yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar salah satu warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Semoga RUU ini dapat segera disahkan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan TNI dan bangsa Indonesia,” katanya menambahkan.
Aksi bagi-bagi takjil ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para pengguna jalan yang melintas tampak antusias menerima takjil yang dibagikan.
“Terima kasih atas kebaikan dan dukungannya,” ucap seorang pengendara motor. “Semoga TNI semakin kuat dan profesional dalam menjaga kedaulatan negara.” katanya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan terhadap RUU TNI tidak hanya datang dari kalangan elit, tetapi juga dari masyarakat akar rumput.
Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan warga Siak ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa. Dukungan Meluas dari Berbagai Daerah.
Aksi serupa juga terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia. Di Medan, masyarakat menggelar aksi berbagi takjil untuk merayakan pengesahan RUU TNI menjadi Undang-Undang. Di Sorong, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya membagikan ribuan paket takjil sebagai bentuk dukungan simpatik.
Dukungan meluas ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki harapan besar terhadap penguatan TNI. Mereka percaya bahwa TNI yang kuat dan profesional akan mampu menjaga kedaulatan negara dan memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia.
RUU TNI merupakan revisi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. RUU ini mengatur berbagai hal terkait TNI, mulai dari tugas pokok dan fungsi, struktur organisasi, hingga kesejahteraan prajurit.
Salah satu poin penting dalam RUU ini adalah perluasan peran TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP). Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran TNI dalam membantu pemerintah mengatasi berbagai ancaman non-militer, seperti bencana alam, terorisme, dan separatisme.
Pengesahan RUU TNI diharapkan dapat memperkuat TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara. TNI yang kuat dan profesional akan menjadi benteng pertahanan yang tangguh bagi bangsa Indonesia. (Muliya)





























