BeritaKab.Siak

Diduga Proyek Siluman,Pembangunan Parit di Jalur 2 Perawang Tanpa Ada Papan Nama

×

Diduga Proyek Siluman,Pembangunan Parit di Jalur 2 Perawang Tanpa Ada Papan Nama

Sebarkan artikel ini

Perawang (fokusinvestigasi.com) :

Sejumlah elemen Masyarakat Perawang Kabupaten Siak mempertanyakan keberadaan proyek yang diduga melanggar aturan.

Aktivis Lingkungan Perawang Dedy mensinyalir adanya dugaan ketidak keterbukaan dalam penggarapan Proyek jalan Pemkab Siak jalur 2 Perawang.

Sepertinya tidak adanya pengawasan,Karena dalam pembuatan drainase parit jalan tidak ada pembuanganya seperti kolam renang yg bisa dipakai bermain anak-anak sekitar jalan,dalam pembuatan paritnya sepertinya tidak sesuai dengan besteknya,apabila turun hujan air menggenang begitu saja macam kolam.

Kondisi demikian dibuktikan adanya pembangunan proyek tersebut diduga tanpa dilengkapi adanya papan nama sehingga jelas melanggar aturan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012.

Dimana UU tersebut mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek sebagai bentuk transparansi pertanggungjawaban terhadap publik mengingat sumber dana yang digunakan dalam melakukan pembangunan proyek tersebut dari negara yang dihimpun dari uang rakyat sehingga harus kembali pada rakyat sesuai peruntukannya.

“Papan nama proyek tersebut harus memuat terkait jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan, akan tetapi sayangnya tidak ada,”Katanya Selasa(9/7/2024).

Perlu diketahui siapa CV pelaksananya, dan siapa yang berkapasitas sebagai konsultan pengawasnya, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak, serta jangka waktu atau lama pekerjaannya, sehingga sulit untuk dilakukan pengawasan.

Sementara itu,Anto warga KM 8 mengatakan ke awak media, kabarnya PT.MAM yang mengerjakan proyek itu.

Lalu awak media mencoba menanyakan ke pekerja PT. MAM, jawaban mereka, “Maaf, saya cuma pekerja saja, tidak tahu ikut campur terkait papan nama proyek ini,Coba tanyakan langsung ke yang punya proyek” Jelasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan belum juga ada papan nama proyek yang terpasang, padahal pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi yang bersifat transparan, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan dan pemasangan papan nama seharusnya sejak awal penggarapan proyek.(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *