BeritaJambiKeagamaan

Lapas Jambi Maknai Iduladha sebagai Momentum Pembinaan dan Kepedulian Sosial

×

Lapas Jambi Maknai Iduladha sebagai Momentum Pembinaan dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini

JAMBI, FokusInvestigasi.com – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid At-Taubah, Lapas Kelas IIA Jambi, pada Rabu (27/5). Jajaran petugas bersama warga binaan menyatu dalam kekhusyukan merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Bagi lingkungan pemasyarakatan, momentum ini bukan sekadar ritual keagamaan tahunan, melainkan sarana krusial untuk memperkuat pembinaan karakter, mengasah keikhlasan, dan merawat kepedulian sosial di balik tembok pembinaan.

​Rangkaian acara diawali dengan laporan pelaksanaan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Pebri Irwansyah. Dalam laporannya, Pebri memaparkan kesiapan teknis pelaksanaan ibadah kurban tahun ini, yang meliputi penyembelihan hewan kurban, mekanisme pendistribusian daging secara merata, hingga rangkaian giat kerohanian yang melibatkan sinergi penuh antara petugas dan warga binaan.

​Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali. Dalam sambutannya, Kalapas mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk merefleksikan esensi pengorbanan, ketaatan, dan keikhlasan yang diteladani dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

​“Nilai-nilai Iduladha ini sangat berkelindan dengan proses pemasyarakatan. Keikhlasan untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik, kesabaran dalam menjalani masa pembinaan, serta kepekaan sosial terhadap sesama adalah fondasi utama untuk membangun masa depan yang lebih bermakna,” tegas Syahroni dalam arahannya.

​Memasuki acara inti, jamaah melaksanakan Salat Iduladha secara berjamaah dengan tertib dan khusyuk. Selepas salat, suasana spiritual makin dipertegas melalui khotbah menyentuh yang disampaikan oleh Ustadz M. Tahir Rahman. Dalam ceramahnya, sang ustadz mengingatkan bahwa esensi kurban bukanlah sekadar ritual penyembelihan fisik hewan, melainkan manifestasi ketakwaan yang harus mengkristal dalam perilaku nyata sehari-hari.

​Sebagai bentuk konkret dari implementasi nilai berbagi tersebut, Lapas Kelas IIA Jambi tahun ini menyembelih 13 ekor hewan kurban, yang terdiri dari 7 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Seluruh hewan kurban ini merupakan wujud partisipasi aktif dari para pegawai lapas serta dukungan dari berbagai pihak ketiga yang peduli terhadap pembinaan di dalam lapas.

​Pelaksanaan kurban di lingkungan Lapas Jambi ini menegaskan pesan kuat: bahwa semangat berbagi dan solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas ruang, dan mampu tumbuh subur bahkan di dalam lembaga pemasyarakatan. Melalui momentum ini, warga binaan diajak untuk menyadari bahwa setiap insan memiliki kesempatan yang sama untuk mengetuk pintu pertobatan, memperbaiki diri, dan tetap memberikan kemaslahatan bagi sesama.

​Melalui khidmatnya perayaan Iduladha ini, manajemen Lapas Kelas IIA Jambi berharap nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial dapat mengakar kuat di sanubari petugas maupun warga binaan. Langkah ini diharapkan mampu merawat ekosistem lapas yang harmonis, religius, serta konsisten berbasis pada pembinaan yang humanis.

(Yulfi afran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *