BeritaPOLRISIAK

Kemandirian Pangan dari Pesantren, Sinergi Bhabinkamtibmas dan Warga Perawang Barat

×

Kemandirian Pangan dari Pesantren, Sinergi Bhabinkamtibmas dan Warga Perawang Barat

Sebarkan artikel ini

SIAK,FokusInvestigasi.com – Ketahanan pangan bukan sekadar wacana di tingkat pusat, melainkan aksi nyata yang merambah hingga ke sudut-sudut desa. Di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, geliat kemandirian pangan terlihat melalui kolaborasi antara aparat kepolisian dan institusi pendidikan agama.

Pada Selasa (5/5/2026), Bhabinkamtibmas Kampung Perawang Barat, Aipda Hendri Hidayat, S.H., meninjau langsung progres budidaya jagung pipil di lahan produktif milik Pondok Pesantren Abu Huroiroh, Jalan Ceras. Langkah ini merupakan bagian dari upaya monitoring sekaligus pendampingan Polri terhadap potensi lokal di wilayah binaan.

Pemanfaatan lahan di lingkungan pesantren menjadi sorotan utama. Selain menjadi pusat pendidikan karakter, pesantren kini didorong menjadi motor penggerak ekonomi melalui sektor pertanian.

Aipda Hendri menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memastikan program Ketahanan Pangan (Ketapang) berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami hadir untuk memotivasi warga dan pihak pesantren. Jagung pipil memiliki potensi ekonomi dan konsumsi yang stabil, sehingga sangat baik untuk memperkuat ketersediaan pangan mandiri di sini,” ujar Aipda Hendri saat mengecek kondisi tanaman.

Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., menyatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam urusan pangan adalah wujud nyata transformasi Polri yang lebih humanis dan solutif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, ketahanan pangan merupakan fondasi stabilitas nasional yang harus dimulai dari lingkup terkecil.

Visi Utama: Mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan harian.

Peran Pendampingan: Bhabinkamtibmas bertindak sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan implementasi di lapangan.

Target: Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif yang memiliki nilai tambah ekonomi.

“Bhabinkamtibmas adalah motor penggerak. Mereka tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), tetapi juga harus mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya berdikari secara pangan,” tutur Kompol Teguh. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *