BeritaPendidikanSIAK

Investasi Masa Depan, Program MBG Jangkau Ribuan Siswa dan Kelompok Rentan di Tualang

×

Investasi Masa Depan, Program MBG Jangkau Ribuan Siswa dan Kelompok Rentan di Tualang

Sebarkan artikel ini

SIAK,FokusInvestigasi.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan konsistensinya dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat di Kabupaten Siak. Pada Jumat (13/2/2026), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Km 1 Tualang Yayasan Pendidikan An-Nur menyalurkan ribuan porsi makanan sehat untuk pelajar, ibu hamil, hingga balita.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nasional dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Penyaluran hari ini menonjolkan variasi menu yang kaya nutrisi. Untuk menu utama hari Jumat, para siswa menikmati Nasi Kuning yang dilengkapi dengan telur ceplok, orek tempe, serta acar timun dan wortel. Tak lupa, asupan disempurnakan dengan buah kurma dan susu segar.

Selain makanan siap saji, SPPG juga menyiapkan paket “makanan kering” untuk hari Sabtu bagi anak sekolah dan paket khusus bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (3B) yang mencakup telur rebus, susu, roti, dan jeruk.

Kepala SPPG Km 1 Tualang, Oktavianus Sukrial Agusta, menegaskan bahwa pemilihan bahan pangan tidak dilakukan secara sembarangan.

“Setiap menu yang kami salurkan telah disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dibutuhkan oleh penerima manfaat. Kami juga menjamin setiap proses pengolahan di dapur dilakukan secara higienis. Saya bersama relawan dapur berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik,” ujar Okta.

Program ini tidak hanya sekadar mengisi perut, tetapi mulai memberikan dampak signifikan pada performa akademik siswa. Hal ini dirasakan langsung oleh para orang tua di Kecamatan Tualang.

Ujang, salah satu wali murid, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Pusat atas keberlanjutan program ini.

“Terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Saya melihat perubahan positif pada anak saya. Sekarang dia lebih fokus saat menerima pelajaran di kelas, dan alhamdulillah nilai-nilainya pun meningkat,” ungkap Ujang dengan nada penuh syukur.

Data Penerima Manfaat yang Luas
Berdasarkan data yang dihimpun, jangkauan distribusi di wilayah Tualang sangat masif, mencakup 13 institusi pendidikan dan 9 titik Posyandu.

Statistik Penyaluran:
Total Pelajar & Guru: 2.112 orang (Mencakup SMKS Yamatu, SDN 01 & 02 Tualang, SDIT Al Wildan, hingga Pondok Pesantren Roudhotul Ulum).
Kelompok Khusus (3B): 888 penerima manfaat (Terdiri dari Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita di berbagai Posyandu seperti Mekar Rahayu, Kasih Ibu, hingga Harapan Ibu).

Dengan total lebih dari 3.000 penerima manfaat dalam satu siklus distribusi, program MBG di Tualang diharapkan menjadi pilar utama dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan kompetitif. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *