BeritaKab.SiakLingkungan

Tumbuhkan Ketahanan Pangan, Imigrasi dan Rutan Siak Tanam Ratusan Bibit Kelapa di Lahan PPKM Perawang

×

Tumbuhkan Ketahanan Pangan, Imigrasi dan Rutan Siak Tanam Ratusan Bibit Kelapa di Lahan PPKM Perawang

Sebarkan artikel ini

SIAK,FokusInvestigasi.com – Komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional diwujudkan oleh Kantor Imigrasi TPI Siak dan Rutan Kelas IIB Siak melalui aksi penanaman serentak 500 bibit pohon kelapa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif besar yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang digelar di seluruh Indonesia.

Bertempat di Pusat Pengembangan Keterampilan Masyarakat (PPKM) milik PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (IKPP) – Perawang Mill, dan mengusung tema ‘Nusakambangan Pulau Kehidupan’. Selasa (9/9).

Tema ini sejalan dengan lokasi sentral kegiatan yang dipusatkan di Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

Acara yang dipimpin langsung oleh Menteri Agus Andrianto secara virtual ini menegaskan pentingnya program penanaman pohon sebagai langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian pangan yang tangguh dan berkelanjutan bagi bangsa.

Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kolaborasi antara Imigrasi dan Rutan, tetapi juga membangun sinergitas yang kuat dengan berbagai instansi pemerintahan dan pihak swasta.

Hadir dalam acara tersebut jajaran pejabat dari Pemerintah Kabupaten Siak dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Tualang, seperti Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Siak, Camat Tualang, Kapolsek Tualang, serta Danramil Perawang.

Kepala Rutan Kelas IIB Siak, Edward Pahala Situmorang, menjelaskan bahwa program penanaman pohon kelapa ini merupakan tindak lanjut dari instruksi kementerian yang mendorong setiap Unit Pelaksana Teknis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada.

“Hari ini, 500 bibit pohon kelapa kami tanam di lahan PPKM bersama dengan Pemerintah Kabupaten Siak dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

“Kami berharap, pohon-pohon ini kelak tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan internal, tetapi juga bagi masyarakat luas, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kemandirian pangan adalah fondasi penting dalam menjaga kedaulatan bangsa,” tambahnya.

Pihak PT IKPP Perawang, diwakili oleh Manajer Public Affairs, Armadi SE, ME, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, penanaman pohon ini bukan sekadar simbolis, melainkan memiliki makna mendalam sebagai “penanaman harapan, masa depan, dan keberlanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.”

“Pohon kelapa dikenal sebagai pohon kehidupan, karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan,” jelas Armadi.

Ia juga menyoroti bahwa PPKM adalah lokasi yang ideal untuk kegiatan ini, mengingat fungsinya sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.

“PPKM ini adalah ruang kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah desa, hingga akademisi, untuk menumbuhkan ide-ide inovatif dan keterampilan baru,” tambahnya.

“Kami berharap, kelapa yang kita tanam hari ini dapat terus menumbuhkan kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih baik.” Tutupnya.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh pihak yang hadir dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Mereka optimis bahwa langkah kecil ini akan menjadi kontribusi besar bagi kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *