BeritaHiburanSUMBAR

Pacu Kudo Kembali Menggema di Padang Pariaman Setelah Delapan Tahun Vakum

×

Pacu Kudo Kembali Menggema di Padang Pariaman Setelah Delapan Tahun Vakum

Sebarkan artikel ini
Foto: Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyerahkan plakat dan hadiah kepada pemenang pacuan kuda pada Pelaksanaan Pacu Kudo di Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (5/4/2025).

Parik Malintang,(FI) – Gelaran akbar Pacu Kudo, sebuah tradisi olahraga yang telah lama dinantikan, kembali bergulir di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat,Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, secara resmi membuka acara tersebut pada Sabtu (5/4) menandai aktifnya kembali kegiatan pacuan kuda setelah vakum selama kurang lebih delapan tahun di wilayah ini.

Dalam sambutannya di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasinya terhadap dihidupkannya kembali Pacu Kudo di Padang Pariaman.

“Kami menyambut positif kegiatan pacuan kuda ini karena memiliki dampak positif yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Beliau menyoroti bahwa pacuan kuda masih menjadi daya tarik yang kuat bagi masyarakat Sumatera Barat, terbukti dengan antusiasme puluhan ribu pengunjung yang diperkirakan akan menyaksikan perlombaan yang berlangsung selama dua hari, 5 hingga 6 April.

Gubernur Mahyeldi menegaskan dukungan pemerintah provinsi terhadap kegiatan olahraga yang mampu mendorong sektor pariwisata dan menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Tahun lalu, kami telah melaksanakan pacuan kuda memperebutkan Piala Gubernur. Untuk tahun ini, kami memberikan kesempatan kepada Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) untuk menyelenggarakannya di Padang Pariaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong perbaikan seluruh lapangan pacuan kuda di Sumatera Barat agar memenuhi standar yang lebih baik dan berdaya saing dengan daerah lain. Pemerintah provinsi juga berupaya untuk mendapatkan bantuan bibit unggul kuda pacu demi meningkatkan kualitas kuda-kuda yang berlaga di Sumbar.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat, pemangku kepentingan daerah, serta Wali Kota Bukittinggi, sehingga Pacu Kudo pada libur Lebaran tahun ini dapat terlaksana.

“Sebenarnya, jadwal pelaksanaan pacuan kuda pada Lebaran ini adalah di Bukittinggi,” ungkapnya.

Bupati John Kenedy Azis menambahkan bahwa momentum ini menjadi kesempatan bagi Padang Pariaman untuk kembali memperkenalkan olahraga pacuan kuda kepada warga lokal maupun perantau.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada Padang Pariaman untuk menjadi tuan rumah Pacu Kudo pada libur Lebaran kali ini sebagai wujud dukungan agar olahraga ini kembali hidup dan berkembang di daerah tetangga.
(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *