BeritaHukrimKota Pekanbaru

Subdit Jatanras Polda Riau Amankan Dua Orang Penghadang Mobil di Riau, Ternyata Debt Kolektor

78
×

Subdit Jatanras Polda Riau Amankan Dua Orang Penghadang Mobil di Riau, Ternyata Debt Kolektor

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru (FI) – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pengendara mobil dihadang oleh 3 mobil secara bergantian di depan Stadion Kamaruddin Nasution Jalan Yos Sudarso Kota Pekanbaru. Sekelompok orang itu ternyata debt colektor.

Direktur Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan mengatakan dua orang yang diduga menghadang korban diamankan tim Subdit Jatanras.

“Sudah kita amankan dua orang. Saat ini keduanya masih diproses untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Asep kepada Awak Media,Senin (22/4/2024).

Korban pengendara mobil Toyota Avanza asal Jambi menuju Medan, Provinsi Sumatera Utara diadang tiga mobil dan satu sepeda motor. Korban merekam kejadian yang dialaminya kemudian diunggah di media sosial hingga viral pada Minggu (21/4).

“Setelah melihat video yang viral tersebut kami langsung melakukan penyelidikan. Ternyata yang dikira begal itu debt collector penarikan mobil dan sudah kita amankan,” tegas Asep.

Saat ini Asep sedang berkomunikasi dengan perekam atau pihak korban untuk tindak lanjut kasus tersebut. Apalagi video mereka telah viral dan merasa dirugikan dengan aksi debt colektor tersebut.

“Sedang kita komunikasikan mereka (korban) maunya gimana, karena mereka sudah sampai di Medan (belum buat laporan),” pungkas Asep.

Video yang direkam korban tersebut dibagikan akun TikTok @viral.pravumulih. Dalam video yang dilihat merdeka.com Senin (22/4), pengendara mengaku berangkat dari Provinsi Jambi menuju Medan, Sumatera Utara.

Terlihat para pelaku menggunakan kendaraan Toyota Ayla, Toyota Kijang Innova dan Toyota Calya mencoba mengadang pengendara tersebut.

Saat korban berada di Kecamatan Rumbai dalam perjalanan menuju jalan tol Pekanbaru-Dumai, tiba-tiba datang pengendara sepeda motor yang mengatakan ban mobil mereka kempes.

Korban curiga bahwa itu merupakan modus kejahatan karena sopir tidak merasakan adanya ban mobil kempes. Korban tidak berhenti dan langsung kembali mengegas mobilnya. Namun, korban kembali diadang sebuah mobil diduga pelaku lainnya. Pelaku itu meminta pengemudi korban untuk berhenti.

Pelaku terlihat turun sambil menunjuk ke arah korban. Melihat gelagat yang tak bagus, korban korban langsung tancap gas untuk menyelamatkan diri. Dalam video terdengar suara wanita berteriak minta tolong.

Wanita itu terdengar semakin panik, karena ada dua mobil dan satu motor diduga pelaku lainnya yang juga mencoba mengadang. Pelaku disebut menggunakan tiga mobil dan dua sepeda motor.(Fr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *