BeritaHukumLingkungan HidupSumbar

Skandal Galian C Ilegal Lubuk Alai: Diduga Ditreskrimsus Polda Sumbar Masuk Angin, SiKondit Bebas Menari-Nari!

140
×

Skandal Galian C Ilegal Lubuk Alai: Diduga Ditreskrimsus Polda Sumbar Masuk Angin, SiKondit Bebas Menari-Nari!

Sebarkan artikel ini

Pasaman Barat | fokusinvestigasi.com

Terkait Aktivitas Galian C Ilegal di Lubuk Alai, Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, membuat gempar! SiKondit Bos Pemilik Galian C Ilegal yang diduga seolah kebal hukum, kembali merusak sungai Sikerbau tanpa ampun. Meskipun tim Ditreskrimsus Polda Sumbar sudah turun ke TKP pada 5 Januari 2024 bersama salah satu dari tim Infestigasi khabarterkini, Namun SiKondit sampai hari kamis 18 Januari 2024 tetap beroperasi aktivitas galian C tersebut.

Dari pantuan tim Infestigasi awak media di lapangan areal Aktivitas Galian C Ilegal satu unit Alat berat Komatsu PC 200 warna kuning miliknya SiKondit tetap gagah beroperasi meruntuhkan pinggir sungai dan merusak tanah kebun warga.

Salah satu Korban abrasi tanah tersebut angkat bicara, namun SiKondit tampak tidak terpengaruh dan bahkan merendahkan upaya penindakan Polisi. Mengungkapkan keberanian SiKondit yang merasa sudah ‘menyunat’ tim Ditreskrimsus Polda Sumbar yang sudah turun pada 05 Januari 2024.

Meskipun tim Ditreskrimsus Polda Sumbar sudah turun pada 5 Januari 2024 ke areal Aktivitas Galian C Ilegal tersebut, Kondit hanya menghilang beberapa hari dan menghentikan kegiatan aktivitas Galian C Ilegalnya sementara saja.

Nah pada kenyataannya sudah jelas terlihat kembali dengan bangganya SiKondit sudah mengoperasikan Aktivitas Galian C nya, bahkan tertangkap kamera Salah satu Korban abrasi tanah tersebut bahwasanya SiKondit naik sepeda motor di Ujung Gading dengan santai seolah-olah tidak ada masalah sedikit pun.

Masih di hari yang sama Bapak HT memberikan kesaksian ke tim Infestigasi khabarterkini melihat dengan jelas SiKondit Bos Pemilik Galian C Ilegal mengendari Honda RX King-nya tanpa rasa takut.

Nah; Muncul pertanyaan serius dari Korban abrasi tanah tersebut, apakah Ditreskrimsus Polda Sumbar terlibat main mata dengan SiKondit atau takut pada dekingnya SiKondit?

Ataupun diduga sumpal Uang oleh SiKondit. Kalau udah seperti ini kemana lagi warga atau masyarakat mau mangadu, jujur saya sangat bangga terhadap media online khabarterkini.co yang menyampaikan apa keluh kesah warga dan masyarakat melalui pemberitaan yang sudah tayang.

Masyarakat sangat menantikan respons tegas dari Kapolda Sumbar sebagai pengganti bapak Tedi Minahasa, yang sebelumnya terlibat dalam kasus narkoba. Meski tim Ditreskrimsus Polda Sumbar tetap berjanji akan terus mengejar SiKondit, itu semua hanya bahasa ” Basa Basi Saja ” tim awak media dan masyarakat sangat meragukan keseriusan mereka.

Tim Awak media mengungkapkan rencana melaporkan Ipda Willy ke Mabes Polri dan Propam Polda Sumbar atas kelambanan dalam menangani SiKondit. Bos Bagak Pemilik Aktivitas Galian C Ilegal yang tidak pernah takut hanya setingkat Polda

Dengan tayangnya pemberitaan ini SiKondit tidak bisa di hubungi karena nomor kontak tim awak media sudah di blokir oleh SiKondit.Bersambung…

Sumber Khabarterkini.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *