DaerahKab.PelalawanPemerintahan

Safari Ramadan ke Desa Mayang Sari, Bupati H.Zukri : Jangan ada anak yatim yang terlantar

550
×

Safari Ramadan ke Desa Mayang Sari, Bupati H.Zukri : Jangan ada anak yatim yang terlantar

Sebarkan artikel ini

PELALAWAN (FI) -Safari ramadhan di Mesjid Baiturrahman, Desa Mayang Sari, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (4/4/2024). Bupati H. Zukri SE khatam Al-quran bersama dengan masyarakat.

Selain itu, Bupati penerima penghargaan BAZNAS Award 2024 ini menyampaikan selama dia memimpin jangan ada anak yatim yang terlantar.

“Alhamdulillah, safari Ramadhan kali ini kita bisa khatam al-quran. Kita berharap dapat meningkatkan gairah masyarakat dan generasi muda untuk gemar membaca al-qur’an, selain itu, kegaiatan khatam al-quran ini sekaligus untuk memperingati malam Nuzulul qur’an, ” kata Bupati H. Zukri.

Sambung Bupati H. Zukri juga menjelaskan program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan diantaranya santunan anak yatim. Kata Bupati, dimana saat ini Pemerimtah Daerah telah mengucurkan milyaran rupiah setiap tahunnya untuk menyantiuni 5300 anak yatim diseluruh Kabupaten Pelalawan, dimana setiap anak yatim mendapatkan 250.000 rupiah setiap bulannya.

“Saya menghimbau kepada masyarakat, RT, RW, Kepala Desa, Lurah dan Camat untuk memantau keberadaan anak yatim diwilayah masing-masing yang belum medapatkan santunan, agar segera didaftarkan, sehingga kedepan mereka dapat menerima santunan, karena selama saya memimpin Kabupaten Pelalawan, saya tidak mau mendengar ada anak yatim yang terlantar,” ungkap H. Zukri.

Disamping itu, H. Zukri juga menyampaikan bahwa hari ini Pemkab Pelalawan telah melakukan inovasi dalam mempermudah pelayanan di masyarakat. Tentunya, melalui aplikasi Klik Pelalawan masyarakat lebih mudah menyampaikan berbagai macama keluhan ke Pemkab.

“Hari ini masyarakat dapat melaporkan segala persoalan ditengah-tengah masyarakat terkait Pembangunan dan Pelayanan langsung kepada Bupati, dan Bupati pasti akan tau, karena apabila OPD terkait tidak menindaklanjuti laporan tetsebut, maka warnanya akan selalu merah, dan pada setiap hari senin ketika rapat, Bupati akan bertanya kepadan OPD yang membidangi laporan tersebut, kenapa belum ditindaklanjuti,” ujar Bupati H. Zukri.

Ditambahkan Bupati H. Zukri, dia berpesan kepada seluruh kepala desa dan kelurahan serta kecamatan, untuk menghidupkan kembali program magrib mengaji, sehingga mengaji tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan saja, tetapi hendaknya dilakukan setiap ada waktu dan kesempatan.

“Saya mengajak kepada generasi penerus bangsa, agar meluangkan waktu untuk mencintai al-quran dengan membaca al-quran, ” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *