BeritaKab.SiakPemilu

CEGAH POLITIK UANG, BAWASLU SIAK GELAR REMBUK KAMPUNG DI PINANG SEBATANG,TEMA : STOP POLITIK UANG MENUJU PEMILU 2024

148
×

CEGAH POLITIK UANG, BAWASLU SIAK GELAR REMBUK KAMPUNG DI PINANG SEBATANG,TEMA : STOP POLITIK UANG MENUJU PEMILU 2024

Sebarkan artikel ini

SIAK,fokusinvestigasi.com – Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten siak laksanakan kegiatan Rembuk Kampung yang bertema “Stop Politik Uang” menuju pemilu 2024 yang berlangsung pada aula Kantor Penghulu Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Rabu (25/10/2023).

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Camat Tualang diwakili Kasi Pem Rudi Vivi Hendri.ST, Nara Sumber Bawaslu Kab Siak Andi Susialawan SH.MH, Nara Sumber dari Kejaksaan Dendi SH, Nara Sumber Dari Polri Aipda Markus Telaumbanua SH, Kasubbag Pengawasan Bawaslu Kab Siak Suhartoyo, Ketua Panwas Kec Tualang Bpk Suwito, Ketua PPK Kec. Tualang Yuliastri Maria Siska S.Sos, Penghulu Kampung Pinang sebatang Bpk Arizal dan peserta sosialisasi 80 orang

Salah seorang masyarakat Kecamatan Tualang menyampaikan bahwa dirinya diundang oleh panwaslu Kecamatan Tualang.

“Saya diundang pada acara rembuk kampung menuju pemilu 2024 yang dilaksanakan di kampung Pinang Sebatang ini untuk mengikuti kegiatan yang bertema “Tolak Politik uang,” ucapnya.

 

Nara Sumber Bawaslu Kab Siak Andi Susialawan SH.MH mengatakan, Desa /Kampung Anti Politik Uang menjadi bentuk nyata melawan politik transaksional dalam masa kampanye Pemilu.

Desa/Kampung anti politik uang perlu diperbanyak jumlahnya. Dan yang pasti butuh komitmen kuat dari masyarakat.

“Ini agar desa tersebut sangat efektif mencegah kecurangan kampanye,” jelasnya.

Sedangkan Inisiator Desa/ Kampung Anti Politik Uang di Kabupaten Sleman, Wasingatu Zakiyah menjelaskan, konsep desa tersebut belum mengakar di lapisan masyarakat. Sehingga berdampak pada sulitnya menghilangkan politik transaksional saat pemilu.

Kegiatan Bawaslu Kab Siak tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan memanggil satu persatu undangan untuk diberikan amplop berisisi uang. (Muliya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *